Deteksi Dini Penyakit Jantung Lumajang yang Efektif - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 29 Mar 2026 18:05 WIB ·

Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung


 Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Perbesar

LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat upaya pencegahan penyakit jantung melalui deteksi dini dan peningkatan akses layanan kesehatan. Dalam langkah tersebut, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengajak masyarakat untuk rutin memeriksa kesehatan jantung.

Bunda Indah menyampaikan hal ini saat membuka Bakti Sosial Kesehatan Jantung bertema “PERKI untuk Jantung Sehat Masyarakat Lumajang” di Pendopo Arya Wiraraja, Sabtu (28/3/2026).

Deteksi Dini Jadi Strategi Utama

Bunda Indah menegaskan bahwa penyakit jantung dan pembuluh darah masih menjadi tantangan serius. Oleh karena itu, langkah preventif melalui deteksi dini harus diperkuat.

“Melalui deteksi dini, berbagai faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, obesitas, dan dislipidemia dapat ditemukan lebih awal,” ujarnya.

Fokus pada Pencegahan, Bukan Sekadar Pengobatan

Selain itu, Bunda Indah menekankan pentingnya pendekatan promotif dan preventif dalam pelayanan kesehatan. Pemerintah tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan sejak dini.

Pendekatan ini dinilai mampu menekan risiko komplikasi yang lebih berat di masa depan.

Kolaborasi Perluas Layanan Kesehatan

Kegiatan bakti sosial ini melibatkan pemerintah daerah, tenaga medis, dan organisasi profesi. Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih luas.

Sasaran kegiatan meliputi ibu hamil berisiko tinggi, bayi dan balita, serta masyarakat dengan penyakit tidak menular.

Layanan Kesehatan Lengkap Disediakan

Berbagai layanan tersedia dalam kegiatan ini, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hingga kolesterol. Selain itu, tersedia juga pemeriksaan lanjutan seperti EKG dan ekokardiografi.

Dengan layanan tersebut, masyarakat dapat mendeteksi gangguan jantung secara lebih akurat.

Penguatan Layanan Jantung di Daerah

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Lumajang terus meningkatkan kapasitas layanan kesehatan. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pengembangan layanan kateterisasi jantung di RSUD dr. Haryoto.

Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat memperoleh penanganan lebih cepat tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

“Ini bagian dari komitmen kami menghadirkan layanan kesehatan yang lebih lengkap dan mudah diakses,” tegasnya.

Ajak Masyarakat Hidup Sehat

Bunda Indah juga mengajak masyarakat untuk mulai membangun pola hidup sehat. Di sisi lain, kesadaran individu menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan jantung.

“Kesadaran menjaga kesehatan harus dimulai dari diri sendiri,” imbuhnya.

Kesehatan sebagai Investasi Jangka Panjang

Pada akhirnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa kesehatan merupakan investasi jangka panjang.

Dengan penguatan deteksi dini, Lumajang diharapkan mampu mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari 864.599 Rekam Dinamis KTP, Baru 44.975 Warga Lumajang Gunakan IKD

30 September 2026 - 12:05 WIB

1.600 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Berapa yang Lolos Verifikasi?

30 September 2026 - 11:50 WIB

Perbaikan Jalan Lumajang Mencapai Rp60 Miliar, Kok Bisa?

30 September 2026 - 08:41 WIB

29 Persen Jalan Tertangani, Lumajang Terus Percepat Perbaikan Infrastruktur

30 September 2026 - 07:32 WIB

110 Ruas Masuk Kategori Rusak Berat, Pemkab Lumajang Prioritaskan Tempeh-Gesang

30 September 2026 - 07:30 WIB

110 Ruas Jalan di Lumajang Rusak Berat, Total Panjang Jalan Kabupaten Capai 1.090 Kilometer

29 September 2026 - 17:12 WIB

Trending di Daerah