SPAM Regional Lumajang Ditargetkan Aliri 2.791 Rumah pada Akhir 2026 - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 10 Jun 2026 08:42 WIB ·

SPAM Regional Lumajang Ditargetkan Aliri 2.791 Rumah pada Akhir 2026


 SPAM Regional Lumajang Ditargetkan Aliri 2.791 Rumah pada Akhir 2026 Perbesar

Lumajang, – Sebanyak 2.791 rumah warga di lima desa rawan kekeringan di Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, ditargetkan mulai teraliri air bersih pada Desember 2026.

Pasokan air tersebut akan berasal dari pemanfaatan Sumber Air Mrutu yang pembangunannya dijadwalkan dimulai dalam waktu dekat.

Lima desa yang akan menjadi penerima manfaat pada tahap awal proyek tersebut yakni Desa Bence, Krasak, Pandansari, Tempursari, dan Sawaran Kulon.

Selama bertahun-tahun, wilayah tersebut dikenal sebagai kawasan yang kerap mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan pembangunan sistem penyediaan air bersih tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan kekeringan yang rutin terjadi di wilayah utara Kabupaten Lumajang.

“Saya ada kabar gembira, minggu depan akan dimulai pengerjaan pemanfaatan Sumber Air Mrutu,” kata Indah, Rabu (10/6/2026).

Menurut Indah, proyek tersebut tidak hanya akan melayani kebutuhan air bersih masyarakat di Kecamatan Kedungjajang. Dalam jangka panjang, jaringan distribusi air juga akan diperluas hingga Kecamatan Klakah dan Ranuyoso.

Namun, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, air dari Sumber Air Mrutu akan dialirkan menuju reservoir atau bak penampungan yang dibangun di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang.

Dari reservoir tersebut, air akan didistribusikan ke 2.791 rumah warga yang berada di lima desa sasaran. Pemerintah daerah berharap tahap awal ini dapat mengurangi persoalan kekurangan air bersih yang selama ini dihadapi masyarakat saat musim kemarau.

“Nanti dimulai di Sawaran Kulon kemudian disalurkan ke rumah-rumah warga, nanti tahap kedua dan tiga ditarik dari Sawaran Lor dan Jenggrong,” jelasnya.

Setelah jaringan distribusi di Kecamatan Kedungjajang selesai, pembangunan akan dilanjutkan menuju reservoir lain yang berada di Desa Sawaran Lor, Kecamatan Klakah, serta Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso.

Terpisah, Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Lumajang, Iin Suhariyati, mengatakan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurut Iin, pekerjaan pembangunan diperkirakan dapat diselesaikan dalam satu tahun anggaran karena tidak menggunakan skema proyek multiyears.

“Jika melihat sifat pekerjaan bukan multiyears, jadi dimungkinkan untuk uji fungsi di akhir tahun anggaran berjalan,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Polsek Lumajang Kota Perkuat Layanan 110, Permudah Masyarakat Mendapatkan Bantuan Polisi

5 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

1.974 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Mengapa 286 Masih Diproses?

2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Terakhir Terlihat di Sekitar Makam, Warga Yosowilangun Diduga Tenggelam di Sungai Bondoyudo

1 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Trending di Daerah