Tak Ada Asap dan Titik Api, BPBD Lumajang Tetap Waspadai Karhutla di TNBTS - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 18 Agu 2026 13:54 WIB ·

Tak Ada Asap dan Titik Api, BPBD Lumajang Tetap Waspadai Karhutla di TNBTS


 Tak Ada Asap dan Titik Api, BPBD Lumajang Tetap Waspadai Karhutla di TNBTS Perbesar

Lumajang, – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terpantau terkendali hingga Minggu (16/8/2026).

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Isnugroho mengatakan hasil pemantauan menunjukkan tidak ditemukan titik api maupun kepulan asap di kawasan tersebut.

Meski karhutla telah terkendali, pihaknya masih melakukan pemantauan dan mendukung proses pembasahan di sejumlah area menggunakan helikopter. Pembasahan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.

“Api boleh padam, tetapi kewaspadaan tidak boleh ikut padam,” katanya, Selasa (18/8/2026).

BPBD Lumajang juga membantu memastikan area operasi udara tetap aman sehingga proses pembasahan menggunakan helikopter dapat berjalan lancar tanpa terganggu aktivitas masyarakat.

Selain itu, sejumlah personel tetap disiagakan di wilayah Ranupani. “Mereka melakukan pemantauan kondisi kawasan dan menghimpun informasi apabila ditemukan indikasi titik api baru,” jelasnya.

BPBD Lumajang bersama tim gabungan melakukan pemantauan dan pencegahan.

“Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan setiap potensi kebakaran dapat segera diketahui dan ditangani,” kata dia.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Polsek Lumajang Kota Perkuat Layanan 110, Permudah Masyarakat Mendapatkan Bantuan Polisi

5 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

1.974 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Mengapa 286 Masih Diproses?

2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Terakhir Terlihat di Sekitar Makam, Warga Yosowilangun Diduga Tenggelam di Sungai Bondoyudo

1 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Trending di Daerah