Bunyi Peluit Start, TP PKK Lumajang Minta Percepatan Program Setelah Anggaran Disahkan - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 25 Sep 2026 08:31 WIB ·

Bunyi Peluit Start, TP PKK Lumajang Minta Percepatan Program Setelah Anggaran Disahkan


 Bunyi Peluit Start, TP PKK Lumajang Minta Percepatan Program Setelah Anggaran Disahkan Perbesar

Lumajang, – Pengesahan anggaran menjadi momentum bagi Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program.

Namun, percepatan tersebut diminta tidak sekadar mengejar banyaknya kegiatan, melainkan memastikan program menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan masyarakat.

Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, mengatakan pengesahan anggaran harus menjadi awal bagi pelaksanaan program di lapangan.

“Pengesahan anggaran ini adalah bunyi peluit start yang harus segera berlari, tancap gas dan melakukan percepatan pelaksanaan kegiatan,” kata dia, Jumat (25/9/2026).

Menurut Dewi, percepatan program bukan berarti kegiatan dilakukan secara terburu-buru. Setiap program tetap harus memiliki sasaran yang jelas dan diarahkan pada hasil yang bisa dilihat di lapangan.

Ia mengatakan keberhasilan program tidak semata-mata diukur dari berapa banyak kegiatan yang terlaksana. Ukuran yang lebih penting adalah dampak nyata yang muncul di tengah masyarakat.

“Berorientasi pada dampak riil. Hal ini dapat diukur dengan perubahan nyata yang ada di lapangan,” katanya.

Dewi mencontohkan sejumlah indikator yang dapat menunjukkan keberhasilan gerakan PKK. Di antaranya Posyandu yang semakin aktif, penurunan stunting, bertambahnya kegiatan produktif masyarakat, serta berkurangnya anak yang tidak bersekolah.

“Laksanakan edukasi yang mudah dipahami, praktis dan sesuai potensi lokal,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satu Jam di Lingkungan Warga, Bhabinkamtibmas Tompokersan Ajak Warga Cegah DBD dari Rumah

25 September 2026 - 10:05 WIB

Warga Makin Digital, Cara Kerja ASN Lumajang Dituntut Tak Lagi Konvensional

25 September 2026 - 08:03 WIB

Dugaan Pungli Kelas Prestasi di SMAN 1 Lumajang : Sekolah ajukan Proposal, Komite galang dana

24 September 2026 - 11:57 WIB

Tak Perlu Tunggu Usaha Besar, UMKM Kerajinan Lumajang Dibekali Cara Memulai Ekspor

24 September 2026 - 09:04 WIB

119 Mahasiswa Daftar Beasiswa Lumajang, Mengapa Kondisi Ekonomi Masih Harus Dicek ke Rumah?

23 September 2026 - 13:04 WIB

Api dari Lahan Tebunya Merambat ke Kebun Warga, Pria di Lumajang Terjebak hingga Tak Sadarkan Diri

22 September 2026 - 17:03 WIB

Trending di Daerah