Pendaftaran Jalur Prestasi SPMB SMP Surabaya 2025: Orang Tua Diminta Tenang, Masih Ada Jalur Lain - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Pendidikan · 30 Jun 2025 16:20 WIB ·

Pendaftaran Jalur Prestasi SPMB SMP Surabaya 2025: Orang Tua Diminta Tenang, Masih Ada Jalur Lain


 Pendaftaran Jalur Prestasi SPMB SMP Surabaya 2025: Orang Tua Diminta Tenang, Masih Ada Jalur Lain Perbesar

Surabaya, – Pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP di Surabaya melalui jalur prestasi mulai menimbulkan kegelisahan di kalangan orang tua murid. Beberapa orang tua dilaporkan berniat mencabut berkas pendaftaran anaknya karena anak mereka tidak lolos dalam peringkat seleksi awal.

Namun, Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya memberikan penegasan bahwa pencabutan berkas tidak diperkenankan, dan calon murid yang belum berhasil masih memiliki kesempatan untuk mendaftar melalui jalur lain.

Sekretaris Dispendik Surabaya, Putri Aisyah Mahanani, menyatakan bahwa orang tua dan calon murid tidak perlu panik meskipun anak mereka belum lolos pada jalur prestasi pertama. “Masih bisa daftar di jalur berikutnya, yaitu jalur prestasi nilai rapor dan jalur domisili. Jadi jangan khawatir dan tetap semangat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (30/6/2025).

Pendaftaran jalur Prestasi Lomba dan jalur Penghafal Kitab Suci dibuka sejak Jumat (27/6) dan ditutup pada Minggu (29/6) pukul 23.59 WIB. Jalur Prestasi Lomba diperuntukkan bagi calon murid yang memiliki piagam penghargaan dari berbagai tingkat lomba, mulai dari kabupaten/kota hingga internasional, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Sementara itu, jalur Penghafal Kitab Suci ditujukan bagi calon murid yang mampu menghafal kitab suci dari agama-agama yang diakui di Indonesia, seperti Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.

Pemerintah Kota Surabaya menyediakan kuota khusus, yakni maksimal 12 persen dari total daya tampung sekolah untuk jalur Prestasi Lomba, dan 3 persen untuk jalur Penghafal Kitab Suci.

Hingga Minggu malam (29/6) pukul 20.42 WIB, jumlah pendaftar jalur Prestasi mencapai 2.258 calon murid, dengan rincian 2.179 pendaftar jalur Prestasi Lomba dan 79 pendaftar jalur Penghafal Kitab Suci. Angka ini menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat untuk memberikan kesempatan terbaik bagi anak-anak mereka.

Dispendik Surabaya menegaskan pelaksanaan SPMB tahun ini berjalan dengan transparan. Masyarakat dapat memantau jumlah pendaftar dan peringkat seleksi secara real time melalui situs resmi SPMB Surabaya di https://smp.spmbsurabaya.net/. Hal ini bertujuan agar proses seleksi dapat dipantau secara terbuka dan menghindari kecurigaan.

Putri menambahkan, “Kami berkomitmen menjalankan proses seleksi yang adil dan transparan. Semua informasi dapat diakses langsung oleh publik sehingga tidak ada ruang untuk kecurangan,” jelaanya.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Pungli Kelas Prestasi di SMAN 1 Lumajang : Sekolah ajukan Proposal, Komite galang dana

24 September 2026 - 11:57 WIB

119 Mahasiswa Daftar Beasiswa Lumajang, Mengapa Kondisi Ekonomi Masih Harus Dicek ke Rumah?

23 September 2026 - 13:04 WIB

Kuota Beasiswa Disabilitas 10 Persen Diusulkan di Lumajang, Juknis Menanti Persetujuan Pemerintah

11 September 2026 - 15:13 WIB

Beasiswa Mahasiswa Berprestasi Lumajang Dibuka, Pendaftar Wajib Lolos Verifikasi Lapangan

10 September 2026 - 08:02 WIB

Dari Kampus, Bank Indonesia Perkuat Literasi Konsumen Generasi Muda di Lumajang

2 September 2026 - 16:46 WIB

Sedekah Desa Wonokerto Lumajang Hadirkan Jaran Kencak hingga Bantengan dan 5.000 Porsi Tape Ketan

16 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Trending di Pariwisata