Cuaca Ekstrem Lumajang dan Kesiapsiagaan Masyarakat - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 18 Okt 2025 15:51 WIB ·

Edukasi Kebencanaan Jadi Prioritas dalam Penanganan Cuaca Ekstrem di Lumajang


 Edukasi Kebencanaan Jadi Prioritas dalam Penanganan Cuaca Ekstrem di Lumajang Perbesar

Tinjauan Langsung Bupati ke Lokasi Terdampak

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan pentingnya edukasi kebencanaan saat meninjau langsung dampak cuaca ekstrem di Dusun Krajan II, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Senin (13/10/2025). Kunjungan tersebut menyasar rumah warga yang rusak akibat hujan deras disertai angin kencang pada Minggu (12/10/2025).

Selain menyerahkan bantuan terpal dan uang tunai untuk pemulihan sementara, Bunda Indah juga memberikan pesan edukatif kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, terutama di masa peralihan musim.

“Kalau ada tanda-tanda cuaca buruk seperti angin kencang atau hujan deras, segera cari tempat aman dan laporkan kerusakan agar bisa segera ditangani. Warga harus sadar bahwa mitigasi bencana dimulai dari kesadaran dan tindakan kita sendiri,” ujar Bunda Indah.

Fokus pada Pendidikan dan Kesiapsiagaan

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengunjungi Asrama Putra Pondok Pesantren Chomsani Nur yang terdampak. Ia menegaskan bahwa edukasi kebencanaan harus menyasar semua lapisan masyarakat, termasuk anak-anak dan lembaga pendidikan.

Menurut pengamat kebijakan publik, langkah Pemkab Lumajang ini menegaskan bahwa penanganan bencana tidak sekadar tentang bantuan fisik. Lebih dari itu, masyarakat perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan bertindak aman sebelum bencana terjadi.

Membangun Budaya Siaga dan Tangguh Bencana

Melalui pendekatan edukatif, Pemkab Lumajang berupaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana. Program ini juga menumbuhkan budaya kewaspadaan dan gotong royong, yang menjadi fondasi bagi pembangunan daerah yang aman dan berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa

2 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ganti Ambulans Rusak Berat, Pemkab Lumajang Serahkan 29 Armada Baru ke Desa

2 Januari 2026 - 14:12 WIB

Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial

2 Januari 2026 - 14:02 WIB

Trending di Daerah