Gunung Semeru Erupsi Lagi, Luncurkan Abu Setinggi 2.000 Meter - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 8 Jan 2024 17:46 WIB ·

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Luncurkan Abu Setinggi 2.000 Meter


 Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi dengan menyemburkan kolom abu setinggi 2000 meter. (AP Photo)
Perbesar

Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi dengan menyemburkan kolom abu setinggi 2000 meter. (AP Photo)

Lumajang, Jawa Timur, 8 Januari – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang dilaporkan mengalami erupsi sejak dini hari Senin (8/1). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat adanya letusan dengan tinggi kolom abu yang mencapai 2000 meter.

“Sebanyak sembilan kali teramati asap letusan dengan tinggi mencapai 400-2000 meter, dengan warna asap putih keabu-abuan,” kata Ketua Tim Gunung Api PVMBG, Ahmad Basuki.

Ilustrasi Berbasis AI, TIm Lensa Warta

Ilustrasi Berbasis AI, TIm Lensa Warta

Awan panas dari letusan tersebut teramati meluncur dengan jarak mencapai 1000 meter ke arah tenggara. Selain itu, tercatat dua kali guguran lava pijar yang meluncur sejauh 600-800 meter ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Baca Juga : Pj. Bupati Lumajang Mendorong Perencanaan Program Pasca Anggaran 2024 Selesai

Saat ini, Gunung Semeru berstatus Level III atau Siaga. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, dengan jarak sekitar 13 kilometer dari puncak erupsi.

“Di luar jarak tersebut, masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak,” tambahnya.

Penduduk juga diminta untuk menjauhi radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena berpotensi terpapar oleh bahaya lontaran batu pijar.

Baca Juga: Pohon Beringin di Alun-alun Kota Blitar Ambruk Menimpa Kios dan 9 Orang, Tindakan Penanganan dan Kondisi Terkini

“Waspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,” jelasnya.

Sumber : Youtube Cak Basman Official

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perhotelan Malang Siap Sambut 100 Ribu Jemaah NU, Tarif Tetap Stabil

3 Februari 2026 - 15:57 WIB

Erupsi Semeru Picu Hujan Abu di Senduro, Warga Keluhkan Aktivitas Harian Terganggu

3 Februari 2026 - 15:07 WIB

Jalan Rusak Tergerus Lahar, Warga Lumajang Terpaksa Lewati Area Persawahan

3 Februari 2026 - 13:50 WIB

Berpacu dengan Ancaman Lahar, Perbaikan Tanggul Sungai Regoyo Dikebut

3 Februari 2026 - 13:33 WIB

Gunung Semeru Tertutup Kabut, Aktivitas Vulkanik Level III Tetap Siaga

1 Februari 2026 - 11:45 WIB

Hadapi Ancaman Tahunan Semeru, Lumajang Siapkan Generasi Tangguh Bencana

30 Januari 2026 - 08:06 WIB

Trending di Nasional