Kebakaran Gudang di Balung, Damkar Jember Terlambat Datang karena BBM dan Armada Tua - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 15 Jul 2025 20:35 WIB ·

Kebakaran Gudang di Balung, Damkar Jember Terlambat Datang karena BBM dan Armada Tua


 Kebakaran Gudang di Balung, Damkar Jember Terlambat Datang karena BBM dan Armada Tua Perbesar

Jember, – Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jember mengakui adanya keterlambatan dalam penanganan kebakaran gudang yang terjadi di Desa Tutul, Kecamatan Balung, pada Senin malam, 14 Juli 2025. Keterlambatan tersebut disebabkan oleh kendala bahan bakar minyak (BBM) dan armada yang sudah uzur.

Anggota petugas Damkar Jember, Aris Setiawan, menjelaskan bahwa pihaknya baru menerima laporan dari warga sekitar pukul 23.30 WIB. Wilayah Balung sendiri masuk dalam cakupan wilayah Posko Damkar Ambulu.

Namun, kata Aris, armada dari Posko Ambulu tidak bisa langsung diberangkatkan karena kekurangan bahan bakar. Tim kemudian menghubungi Posko Rambipuji untuk bantuan, tetapi saat itu personel dari posko tersebut sedang menangani proses evakuasi lain.

Baca juga:Cerutu Jember, dari Ladang ke Panggung Internasional Lewat JKCI 2025

“Karena dua posko tersebut tidak bisa bergerak cepat, akhirnya kami dari Mako A Jember yang diterjunkan,” ungkap Aris pada Selasa, (15/7/25).

Kendati demikian, waktu tempuh menuju lokasi juga tidak bisa cepat karena jarak yang cukup jauh dan kondisi armada yang sudah tua. “Kita sama-sama tahulah, armada yang ada sudah tua-tua. Ditambah jarak ke lokasi juga sangat jauh,” lanjutnya.

Baca juga: Gabungkan Angin dan Matahari, Hybrid Wind Tree Sediakan Listrik Kantor Tol di Probolinggo

Tak hanya itu, kesulitan bertambah karena pelapor awal tidak menyampaikan lokasi kebakaran secara jelas. Hal ini membuat petugas sempat kesasar dan harus mencari arah ke lokasi kebakaran secara manual.

“Pelapor baru mengirim share location saat kami hampir sampai di lokasi. Untungnya ada warga yang membantu menunjukkan arah,” terang Aris.

Setelah berhasil menemukan lokasi, petugas dari tiga posko, yaitu Ambulu, Rambipuji, dan Mako Jember, akhirnya tiba dan bergabung. Total ada 12 petugas yang dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Krisis LPG 3 Kg di Jember Usai Lebaran, Warga Kesulitan Memasak

6 April 2026 - 08:59 WIB

Ditinggal Tahlilan Ayah, Siti Maisaroh Ditemukan Meninggal di Dasar Sumur

4 April 2026 - 10:49 WIB

Libur Paskah, Alun-Alun dan Kayutangan Jadi Fokus Pengamanan Lalu Lintas di Malang

3 April 2026 - 18:05 WIB

Tak Semua Pegawai Libur, WFH Lumajang Hanya untuk Administrasi

3 April 2026 - 08:32 WIB

Tragedi Libur Lebaran di Muara Bondoyudo, Pelajar SMP Lumajang Masih Hilang di Hari Keempat

1 April 2026 - 16:23 WIB

Aman untuk Sekarang, Tapi Tidak Pasti, Ketergantungan Kebijakan Pusat pada Nasib P3K

31 Maret 2026 - 17:37 WIB

Trending di Daerah