Ketika Desa Lain Ditinggalkan, Argosari Jadi Contoh Lokasi KKN yang Aman dan Nyaman - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Pendidikan · 12 Agu 2025 14:51 WIB ·

Ketika Desa Lain Ditinggalkan, Argosari Jadi Contoh Lokasi KKN yang Aman dan Nyaman


 Ketika Desa Lain Ditinggalkan, Argosari Jadi Contoh Lokasi KKN yang Aman dan Nyaman Perbesar

Lumajang, – Di tengah maraknya kasus pencurian sepeda motor yang menimpa mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di beberapa desa di Kabupaten Lumajang, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, justru tampil sebagai pengecualian.

Ketika ribuan mahasiswa dari berbagai universitas ditarik dari lokasi penugasannya karena alasan keamanan, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) tetap memilih bertahan di Argosari.

Koordinator Subunit Desa Argosari untuk KKN UGM, Irsyat, menyampaikan kondisi di desanya tetap aman dan kondusif. Bahkan, ia menyebut bahwa para mahasiswa merasa sangat betah berkat keramahan warga.

Baca juga: Mahasiswa KKN UGM Dorong Inovasi Pertanian dan Edukasi di Desa Argosari, Lumajang

“Kalau di Desa Argosari ini, yang buat kami betah itu memang dari warganya. Warganya sangat ramah, baik kepada orang luar maupun siapa pun yang datang ke sini. Kami merasa seperti dianggap keluarga sendiri,” kata Irsyat, Selasa (12/8/25).

Selama menjalankan program KKN, mahasiswa kerap mendapat sambutan hangat setiap kali berkunjung ke rumah warga.

“Setiap kami sowan ke rumah warga, selalu disugui makanan. Saat jalan-jalan pun selalu disapa,” tambahnya.

Baca juga: Semarak Lomba Baris Berbaris Pelajar SD & SMP Warnai HUT RI ke-80 di Lumajang

Situasi berbeda terjadi di desa-desa lain seperti Alun-Alun dan Tempeh, di mana terjadi pencurian sepeda motor milik mahasiswa KKN. Hal ini menyebabkan ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi harus dipulangkan lebih awal oleh kampus masing-masing demi alasan keamanan.

Namun demikian, Irsyat menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada arahan penarikan mahasiswa dari pihak UGM karena situasi di Argosari relatif aman. Ia juga memastikan bahwa seluruh kegiatan pengabdian masyarakat tetap berjalan sesuai rencana.

“Kami tetap bertugas di sini. Alhamdulillah, Desa Argosari aman. Tidak ada rasa takut karena lingkungan masyarakatnya juga sangat mendukung,” ungkap Irsyat.

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menganyam Harmoni di Lereng Semeru, Keberagaman Budaya dan Adat di Kecamatan Senduro

26 Maret 2026 - 11:37 WIB

Ramadan Jadi Momentum Lahirnya Asrama Tahassus 600 Santri di Lumajang, Bupati Sebut Kebanggaan Daerah

6 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sungai Regoyo Meluap, 37 Siswa SD di Dusun Sumberlangsep Terpaksa Ujian dari Rumah

5 Maret 2026 - 18:24 WIB

Menelusuri Masjid Tua Lumajang, Warisan Dakwah Ulama dan Jejak Sejarah Pasca Perang Jawa

5 Maret 2026 - 12:42 WIB

Durasi Jam Pelajaran Disesuaikan, Pembelajaran Ramadan di Surabaya Tetap Efektif

17 Februari 2026 - 11:57 WIB

Dari 5.655 Kini 1.700, Angka ATS Kota Malang Terus Menyusut

2 Februari 2026 - 09:20 WIB

Trending di Pendidikan