Polemik Tiket Tumpak Sewu Terdapat Masukan Miliaran Pertahunnya - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 9 Feb 2026 09:34 WIB ·

Polemik Tiket Tumpak Sewu Terdapat Masukan Miliaran Pertahunnya


 Polemik Tiket Tumpak Sewu Terdapat Masukan Miliaran Pertahunnya Perbesar

Lumajang, – Di balik ramainya wisatawan dan polemik tiket, Air Terjun Tumpak Sewu di Pronojiwo membawa berkah ganda bagi Lumajang. Selain menggerakkan ekonomi warga sekitar, destinasi unggulan ini menyetor pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 150 juta per bulan ke kas daerah, meningkat 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan lonjakan PAD tersebut merupakan hasil dari penataan sistem pengelolaan, penguatan pengawasan, dan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap aktivitas ekonomi di kawasan wisata berkontribusi bagi daerah.

“Ketika potensi daerah dikelola dengan sistem yang jelas dan pengawasan yang konsisten, manfaat fiskalnya akan kembali ke masyarakat,” katanya, Senin (9/2/2026).

Ia menambahkan pendapatan dari sektor wisata akan dikembalikan kepada masyarakat untuk membiayai pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Indah juga menekankan pentingnya pajak dari sektor wisata sebagai alternatif untuk meningkatkan PAD, terutama karena keterbatasan dana transfer dari pemerintah pusat. “Situasinya memang saat ini pemerintah
harus memutar otak bagaimana agar PAD meningkat karena dana transfer kita dipotong, salah satu alternatifnya wisata ini,” jelasnya.

Selain itu, Indah menegaskan pengelolaan Wisata Tumpak Sewu diarahkan pada prinsip keberlanjutan. Pemerintah memastikan keseimbangan antara kepentingan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kepatuhan terhadap regulasi. Fasilitas penunjang wisata di kawasan Pronojiwo kini semakin lengkap, mulai dari homestay, rumah makan, hingga kendaraan wisata.

“Jadi, ini selain berkah untuk PAD juga berkah untuk masyarakat Lumajang,” pungkasnya.

Meski diwarnai polemik tiket, Air Terjun Tumpak Sewu kini bukan hanya menjadi ikon pariwisata Lumajang, tetapi juga sumber pemasukan miliaran rupiah setiap tahun sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BMKG: Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Terjadi di Enam Wilayah Indonesia

9 Februari 2026 - 07:56 WIB

Pemkab Lumajang Perkuat Pengendalian Lahar Semeru melalui Proyek VDRRSL S2 dan S4

8 Februari 2026 - 09:43 WIB

Gunung Semeru Erupsi 25 Kali dalam 6 Jam, Status Masih Level III Siaga

6 Februari 2026 - 15:23 WIB

Perhotelan Malang Siap Sambut 100 Ribu Jemaah NU, Tarif Tetap Stabil

3 Februari 2026 - 15:57 WIB

Erupsi Semeru Picu Hujan Abu di Senduro, Warga Keluhkan Aktivitas Harian Terganggu

3 Februari 2026 - 15:07 WIB

Jalan Rusak Tergerus Lahar, Warga Lumajang Terpaksa Lewati Area Persawahan

3 Februari 2026 - 13:50 WIB

Trending di Nasional