119 Mahasiswa Daftar Beasiswa Lumajang, Mengapa Kondisi Ekonomi Masih Harus Dicek ke Rumah? - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 23 Sep 2026 13:04 WIB ·

119 Mahasiswa Daftar Beasiswa Lumajang, Mengapa Kondisi Ekonomi Masih Harus Dicek ke Rumah?


 119 Mahasiswa Daftar Beasiswa Lumajang, Mengapa Kondisi Ekonomi Masih Harus Dicek ke Rumah? Perbesar

Lumajang, – Sebanyak 119 mahasiswa mendaftar program beasiswa Pemerintah Kabupaten Lumajang tahun anggaran 2026.

Namun, jumlah pendaftar tersebut belum langsung menentukan siapa yang berhak menerima bantuan.

Pendaftaran beasiswa dibuka pada 9-18 September 2026 dengan kuota 77 mahasiswa miskin dan berprestasi.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos P3A Kabupaten Lumajang, Saiful Bachri, mengatakan proses verifikasi diawali dengan pemeriksaan administrasi terhadap dokumen yang disampaikan para pendaftar.

“Antusiasmenya cukup tinggi. Kami juga terus melakukan sosialisasi melalui flyer Kominfo dan radio. Sampai saat ini sudah ada 119 pendaftar,” ujar Saiful, Rabu (23/9/2026).

Pemeriksaan tidak hanya menyangkut kelengkapan dokumen. Dinsos juga mencocokkan identitas, perguruan tinggi, jalur penerimaan mahasiswa hingga domisili.

“Data KTP kami cocokkan, termasuk memastikan kampusnya benar dan jalur masuknya sesuai ketentuan. Penerima harus masuk perguruan tinggi negeri unggulan melalui jalur SNBP atau SNBT,” jelasnya.

Setelah pemeriksaan administrasi, data pemohon akan dipetakan untuk menjadi dasar verifikasi lapangan.

Tahapan ini menjadi penting karena sasaran program diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk desil 1 hingga 5 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Namun, data tersebut tidak serta-merta menjadi satu-satunya dasar dalam menentukan kondisi ekonomi calon penerima.

Dinsos tetap akan mendatangi tempat tinggal calon penerima untuk mencocokkan data dengan kondisi keluarga di lapangan.

Saiful mengatakan kondisi ekonomi keluarga tidak selalu tergambarkan secara utuh melalui data desil.

“Kami perlu melakukan verifikasi lapangan karena ada kondisi data desil yang tidak selalu menggambarkan keadaan keluarga secara utuh. Ada yang tercatat pada desil tinggi, tetapi kondisi ekonominya sebenarnya kurang mampu. Hal seperti ini yang perlu kami cek agar bantuan tepat sasaran,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Api dari Lahan Tebunya Merambat ke Kebun Warga, Pria di Lumajang Terjebak hingga Tak Sadarkan Diri

22 September 2026 - 17:03 WIB

Petani Tembakau Lumajang Belajar Bikin Pupuk Organik, APTI: Kualitas Tak Kalah dari Pupuk Kimia

21 September 2026 - 12:29 WIB

Penerima Bantuan Beras Lumajang Turun 4.276 Keluarga, Mengapa?

21 September 2026 - 11:32 WIB

Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan

21 September 2026 - 09:23 WIB

Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang

21 September 2026 - 09:16 WIB

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Trending di Daerah