150 Pasien Infeksi Pernapasan Dirawat di RSUD dr Haryoto Lumajang, 70 Persen Anak-anak - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Kesehatan dan Olah Raga · 7 Okt 2026 10:49 WIB ·

150 Pasien Infeksi Pernapasan Dirawat di RSUD dr Haryoto Lumajang, 70 Persen Anak-anak


 150 Pasien Infeksi Pernapasan Dirawat di RSUD dr Haryoto Lumajang, 70 Persen Anak-anak Perbesar

Lumajang, – RSUD dr Haryoto Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mencatat 150 pasien dengan infeksi saluran pernapasan selama September 2026. Sekitar 70 persen di antaranya merupakan anak-anak.

Humas Pelayanan Medis RSUD dr Haryoto Lumajang, dr Yanna Susanti, mengatakan pasien dengan keluhan infeksi saluran pernapasan didominasi oleh pasien yang menjalani pelayanan rawat inap.

“Mayoritas adalah usia anak-anak. Sekitar 70 persen pasien yang datang dengan gangguan saluran pernapasan atas maupun bawah adalah usia anak-anak,” kata Yanna, Rabu (7/10/2026).

Pasien tersebut mengalami gangguan saluran pernapasan atas maupun bawah. Di antaranya pasien dengan bronkitis akut dan pneumonia.

Menurut Yanna, jumlah pasien dengan keluhan infeksi saluran pernapasan pada September meningkat sekitar tiga kali lipat dibandingkan Agustus. Keluhan yang paling banyak dialami pasien antara lain batuk, pilek hingga sesak napas.

“Jadi, data tersebut meningkat sampai di bulan September terjadi lonjakan sekitar tiga kali lipat. Keluhan utamanya batuk, pilek dan sesak napas. Ini yang membuat mereka segera datang ke sarana kesehatan,” ujarnya.

Yanna mengatakan peningkatan pasien tersebut salah satunya berkaitan dengan masa transisi musim dari panas ke hujan atau pancaroba.

Menurut dia, kondisi tersebut dapat membuat masyarakat dengan kemampuan adaptasi tubuh dan imunitas yang kurang baik lebih mudah terserang virus maupun bakteri.

“Saat ini kan musim pancaroba. Jadi, sangat dibutuhkan imunitas yang sangat baik. Mungkin beberapa masyarakat ini adaptasi ataupun imunitas yang turun akhirnya mudah terserang virus, bakteri,” katanya.

Untuk mengurangi risiko infeksi saluran pernapasan, Yanna mengimbau masyarakat menjaga kebersihan dan menerapkan pola hidup sehat.

Masyarakat juga dianjurkan menggunakan masker, mencuci tangan, mengonsumsi makanan dan minuman bergizi seimbang serta berolahraga secara teratur.

“Imbauannya tetap utama adalah pakai masker, kemudian cuci tangan, meningkatkan imunitas dengan pola hidup yang sehat yaitu makan minum yang bergizi dan seimbang serta olahraga yang teratur,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satu Jam di Lingkungan Warga, Bhabinkamtibmas Tompokersan Ajak Warga Cegah DBD dari Rumah

25 September 2026 - 10:05 WIB

192 Balita di Lumajang Terserang Pneumonia pada Agustus 2026

25 September 2026 - 09:02 WIB

Kasus ISPA Lumajang Turun Setelah April, tapi Juli Kembali Naik 4.821 Kasus

23 September 2026 - 09:48 WIB

Disabilitas Lampaui Batas, Ria Yulianti Bawa Harapan Lumajang ke Asian Para Games

13 September 2026 - 12:15 WIB

RSUD dr Haryoto: BPJS dan Umum Hanya Beda Cara Bayar, Bagaimana Memastikan Layanannya Setara?

4 September 2026 - 08:51 WIB

Anak Susah Makan hingga Takut Nasi, Allia Kids Buka Layanan Pendampingan di Lumajang

31 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Trending di Kesehatan dan Olah Raga