Lumajang, – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, tetap berada pada status Level III (Siaga).
Pada periode pengamatan pagi ini (06.00–12.00 WIB), PVMBG mencatat enam letusan dengan tinggi kolom abu 300–900 meter, berwarna putih kelabu tebal, condong ke arah timur laut hingga utara.
Menurut laporan dari Pos Pengamatan Gunungapi Semeru, aktivitas kegempaan juga tercatat cukup variatif, meliputi, letusan, 21 kejadian dengan amplitudo 11–22 mm, durasi 71–115 detik.
Hembusan:, 2 kejadian, amplitudo 4–6 mm, durasi 44–50 detik, tremor harmonik, 1 kejadian, amplitudo 3 mm, durasi 74 detik, gempa tektonik jauh, 2 kejadian, amplitudo 9–11 mm, S-P 13–21 detik, durasi 33–50 detik.
Cuaca di sekitar gunung tercatat cerah hingga mendung, dengan angin bertiup lemah ke arah utara dan timur laut, serta suhu udara 22–26 °C. Tidak teramati asap kawah pada periode pengamatan.
PVMBG menegaskan rekomendasi keselamatan bagi warga agar idak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak, serta menjaga jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terkena awan panas dan lahar hingga 17 km dari puncak.
Tidak beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah karena rawan lontaran batu pijar. Waspada potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah berhulu di puncak, termasuk Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak sungai kecil dari Besuk Kobokan.
Tinggalkan Balasan