Infrastruktur Lumajang 2025 Konektivitas dan Ekonomi - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 27 Mar 2026 19:49 WIB ·

Bupati Lumajang Perkuat Infrastruktur, Jalan hingga Irigasi Ditingkatkan


 Bupati Lumajang Perkuat Infrastruktur, Jalan hingga Irigasi Ditingkatkan Perbesar

LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mempercepat pembangunan infrastruktur untuk memperkuat konektivitas antarwilayah. Dalam upaya tersebut, pemerintah daerah juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui berbagai proyek strategis sepanjang 2025.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan hal ini saat menyampaikan Nota Penjelasan LKPj Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Lumajang, Senin (9/3/2026).

Infrastruktur Jadi Fondasi Ekonomi

Bunda Indah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur memegang peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan publik. Menurutnya, infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus membuka akses ekonomi baru.

“Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus membuka akses ekonomi baru,” ujarnya.

Jembatan dan Jalan Diperkuat

Sepanjang 2025, Pemerintah Kabupaten Lumajang menuntaskan sejumlah pembangunan strategis. Pemerintah memperbaiki tiga jembatan penghubung, yaitu Jembatan Kalimujur Gesang, Jembatan Kalipiri I, dan Jembatan Pinusan II.

Selain itu, pemerintah juga melakukan pemeliharaan berkala pada 10 ruas jalan sepanjang 1,92 kilometer. Di sisi lain, pembangunan drainase dan gorong-gorong dilakukan pada 16 ruas jalan sepanjang 3,91 kilometer untuk meningkatkan ketahanan infrastruktur.

Inovasi NGAPLING Percepat Perbaikan Jalan

Untuk mempercepat penanganan jalan, pemerintah menghadirkan inovasi NGAPLING (Ngaspal Keliling). Program ini memungkinkan perbaikan jalan dilakukan secara cepat dan responsif.

Melalui program tersebut, pemerintah telah melakukan pemeliharaan jalan sepanjang 6,129 kilometer agar kondisi jalan tetap mantap dan aman dilalui masyarakat.

Rekonstruksi dan Penguatan Jalan

Lebih lanjut, pemerintah juga melakukan rekonstruksi jalan melalui peningkatan jalan sepanjang 33.983 meter. Selain itu, pembangunan talud sepanjang 1.839 meter dilakukan untuk memperkuat struktur jalan.

Langkah ini bertujuan menjaga ketahanan infrastruktur dalam jangka panjang.

Infrastruktur Dukung Pertanian dan Air Bersih

Bunda Indah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya fokus pada transportasi. Namun demikian, pemerintah juga memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan.

“Perbaikan jalan menuju sentra pertanian, pembangunan irigasi, hingga penyediaan air bersih menjadi bagian penting dari strategi pembangunan daerah,” jelasnya.

Dalam sektor pertanian, pemerintah meningkatkan jaringan irigasi sepanjang 3.082 meter dan melakukan pemeliharaan sepanjang 1.414 meter.

Sementara itu, pemerintah juga membangun instalasi air bersih di wilayah utara dan daerah rawan kekeringan dengan total 90 sambungan rumah.

Dampak untuk Kesejahteraan Masyarakat

Pada akhirnya, Bunda Indah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang terintegrasi akan memberikan dampak luas bagi masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik untuk ekonomi, pertanian, maupun pelayanan publik,” pungkasnya.

Dengan penguatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang optimistis konektivitas wilayah semakin meningkat dan kesejahteraan masyarakat terus tumbuh.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

1.974 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Mengapa 286 Masih Diproses?

2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Terakhir Terlihat di Sekitar Makam, Warga Yosowilangun Diduga Tenggelam di Sungai Bondoyudo

1 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dari 864.599 Rekam Dinamis KTP, Baru 44.975 Warga Lumajang Gunakan IKD

30 September 2026 - 12:05 WIB

1.600 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Berapa yang Lolos Verifikasi?

30 September 2026 - 11:50 WIB

Perbaikan Jalan Lumajang Mencapai Rp60 Miliar, Kok Bisa?

30 September 2026 - 08:41 WIB

Trending di Daerah