Ruang Kelas Rusak Lumajang Perlu Perhatian - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 24 Mei 2026 12:03 WIB ·

Bunda Indah Soroti Ruang Kelas Rusak di SDN Kaliwungu 2, Perbaikan Diminta Dipercepat


 Bunda Indah Soroti Ruang Kelas Rusak di SDN Kaliwungu 2, Perbaikan Diminta Dipercepat Perbesar

Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pendidikan yang layak harus dimulai dari ruang belajar yang aman. Karena itu, kondisi sarana sekolah yang berpotensi membahayakan siswa menjadi perhatian pemerintah daerah.

Hal tersebut terlihat saat Bupati Lumajang Indah Amperawati meninjau SDN Kaliwungu 2 di Kecamatan Tempeh, Selasa (19/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bunda Indah menemukan salah satu ruang kelas dalam kondisi rusak. Bagian plafon tampak rapuh dan sebagian ditopang menggunakan bambu agar ruang kelas tetap bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Keselamatan Siswa Jadi Prioritas

Melihat kondisi tersebut, Bunda Indah meminta percepatan penanganan agar siswa tidak terus belajar di ruang yang berisiko membahayakan keselamatan.

Menurutnya, perlindungan anak harus menjadi prioritas utama dalam pelayanan pendidikan.

“Kalau masih menunggu terlalu lama, ajukan melalui daerah agar segera diperbaiki. Anak-anak harus belajar di tempat yang aman,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar mengajar. Kondisi fisik sekolah juga menjadi faktor penting untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan aman bagi siswa.

Sekolah Harus Jadi Tempat Aman

Bunda Indah menilai ruang belajar yang aman merupakan hak dasar setiap anak. Karena itu, fasilitas sekolah yang rusak dan berpotensi membahayakan tidak boleh dibiarkan terlalu lama.

Menurutnya, sekolah harus menjadi tempat yang mendukung tumbuh kembang anak, bukan justru menimbulkan rasa khawatir.

“Sekolah itu tempat anak membangun masa depan. Karena itu kondisinya harus aman. Jangan sampai mereka belajar dalam situasi yang justru membuat khawatir,” katanya.

Pihak sekolah menjelaskan bahwa kerusakan ruang kelas tersebut telah berlangsung sekitar satu tahun. Karena keterbatasan ruang, sekolah masih menggunakan kelas tersebut sambil menunggu program revitalisasi dari pemerintah pusat.

Perbaikan Jadi Bagian Investasi Pendidikan

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kurikulum dan tenaga pengajar. Ketersediaan fasilitas yang aman juga memengaruhi kualitas pendidikan dan kenyamanan belajar siswa.

Melalui peninjauan langsung, Pemkab Lumajang ingin memastikan persoalan pelayanan publik seperti ini tidak terabaikan. Kegiatan Setor Madu juga menjadi sarana pemerintah daerah melihat langsung kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Lumajang memandang pembenahan fasilitas sekolah sebagai bagian dari investasi sumber daya manusia. Lingkungan belajar yang aman dinilai dapat membantu anak lebih fokus dan percaya diri saat belajar.

Percepatan perbaikan ruang kelas di SDN Kaliwungu 2 menjadi bentuk komitmen Pemkab Lumajang untuk menghadirkan pendidikan yang aman dan layak bagi seluruh siswa.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

25 Truk Ditindak di Pasirian, Polisi Temukan Pelanggaran Jam Operasional dan SIM

15 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Kades Selok Anyar Sebut Kabar Sumpah Pocong Salah Total, Ini Penjelasannya

15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Satresnarkoba Lumajang Janjikan Razia Berkala di Tempat Hiburan Malam

15 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Satu Nelayan Hilang setelah Perahu Terbalik di Perairan Selatan Lumajang

15 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Kecelakaan Beruntun di Lumajang, Satu Orang Luka dan Kerugian Rp 30 Juta

15 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Cerita Desa Sangat Penting, Diskominfo Lumajang Dorong Pegiat Seni Berbagi Informasi

15 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Trending di Daerah