Jembatan Limpas Tak Bisa Dilalui, Warga Dua RT di Purorejo Lumajang Terisolasi - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 2 Nov 2026 11:22 WIB ·

Jembatan Limpas Tak Bisa Dilalui, Warga Dua RT di Purorejo Lumajang Terisolasi


 Jembatan Limpas Tak Bisa Dilalui, Warga Dua RT di Purorejo Lumajang Terisolasi Perbesar

Lumajang, – Banjir lahar Gunung Semeru menyebabkan jembatan limpas di Sungai Glidik, Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tidak bisa dilalui pada Senin, (2/11/2026).

Akibatnya, warga di dua rukun tetangga (RT) terisolasi karena akses keluar lingkungan mereka terputus.

Hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru memicu peningkatan aliran banjir lahar di sejumlah daerah aliran sungai (DAS).

Salah satunya terjadi di Sungai Glidik yang berada di wilayah Desa Purorejo.

Salah seorang warga setempat, Sudibyo, mengatakan ketinggian air telah melampaui permukaan jembatan limpas.

“Untuk jembatan limpas, untuk sementara tidak bisa dilalui karena air sudah di atas jembatan,” kata dia.

Dia menjelaskan, warga yang terdampak berada di RT 02 dan RT 03 RW 07 Desa Purorejo. Mereka tidak bisa keluar dari lingkungan tempat tinggal karena jembatan limpas tersebut tidak dapat dilalui.

“Yang terdampak yakni warga RT 02 dan RT 03 di RW 07 Desa Purorejo,” kata Dibyo.

Aktivitas warga diperkirakan kembali normal setelah banjir lahar Gunung Semeru di Sungai Glidik surut. Untuk sementara, warga harus menunggu hingga kondisi aliran sungai memungkinkan untuk dilalui.

Banjir lahar tersebut juga terekam oleh alat seismograf di Pos Pengamatan Gunung Semeru dengan amplitudo maksimum 40 milimeter.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sebanyak 1.100 Warga Terdampak Banjir Lumajang, 117 KK di Tempursari Terisolasi

2 November 2026 - 17:48 WIB

Puluhan Siswa SDN Jugosari 3 Terisolasi Banjir Lahar Semeru, Pembelajaran Dialihkan Daring

2 November 2026 - 17:26 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tempursari Lumajang, Separuh Badan Jalan Kabupaten Terkikis

2 November 2026 - 16:34 WIB

Sempat Lumpuh akibat Longsor, Jalur Malang-Lumajang Kini Kembali Normal

2 November 2026 - 15:47 WIB

Hujan Deras Picu Banjir Lahar Semeru, Penambang Pasir Diminta Menjauh dari DAS

2 November 2026 - 15:07 WIB

BPBD Catat Kerusakan Rumah dan Jalan akibat Banjir Lahar Semeru di Lumajang

2 November 2026 - 14:38 WIB

Trending di Nasional