PSHT Lumajang Resmi Akui 511 Pendekar Baru - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 4 Jul 2025 12:12 WIB ·

511 Pendekar PSHT Disahkan, Bupati Lumajang: Nilai Luhur Jadi Penyangga Harmoni Sosial


 511 Pendekar PSHT Disahkan, Bupati Lumajang: Nilai Luhur Jadi Penyangga Harmoni Sosial Perbesar

Sebanyak 511 pendekar baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Lumajang resmi mengikuti pengesahan, Kamis malam (3/7/2025). Acara berlangsung di Gedung Padepokan PSHT Lumajang.

Bupati Lumajang Indah Amperawati hadir langsung dalam prosesi. Ia menekankan peran penting PSHT dalam menjaga keamanan dan memperkuat nilai sosial di masyarakat.

“Dengan jumlah anggota yang besar, saya berharap PSHT menjadi pelopor kedamaian. Jangan mudah emosi. Tetap rendah hati dan utamakan persaudaraan,” ujar Bunda Indah.

Acara ini termasuk agenda tahunan PSHT setiap bulan Suro. Tahun ini, panitia mengangkat tema “Kita Perkokoh Ajaran Budi Luhur”. Tema ini mencerminkan komitmen PSHT membentuk pendekar yang beriman dan berakhlak mulia.

Bupati Indah mengaku bangga menjadi bagian dari keluarga besar PSHT sejak tahun 2022. Ia juga menyerahkan santunan kepada 15 calon warga PSHT sebagai bentuk dukungan terhadap generasi penerus.

Ketua PSHT Cabang Lumajang, Hariyanto, menyatakan komitmennya menjaga sinergi dengan pemerintah dan aparat keamanan. “Kami siap menjaga kedamaian dan membentuk karakter generasi muda,” tegasnya.

Hariyono, Ketua Dewan Pusat PSHT Cabang Lumajang, menambahkan bahwa PSHT membentuk pendekar secara lahir dan batin. “Pendekar sejati paham mana yang benar, serta mengutamakan iman dan takwa,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Juli 2025. Sebelumnya, para pendekar mengikuti tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kades Selok Anyar Sebut Kabar Sumpah Pocong Salah Total, Ini Penjelasannya

15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Satresnarkoba Lumajang Janjikan Razia Berkala di Tempat Hiburan Malam

15 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Satu Nelayan Hilang setelah Perahu Terbalik di Perairan Selatan Lumajang

15 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Kecelakaan Beruntun di Lumajang, Satu Orang Luka dan Kerugian Rp 30 Juta

15 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Cerita Desa Sangat Penting, Diskominfo Lumajang Dorong Pegiat Seni Berbagi Informasi

15 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Pemutihan Pajak Jatim Disertai Keringanan PKB 24,7 Persen dan BBNKB 37,25 Persen

15 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Trending di Daerah