Longsor Terjadi Lagi di Jalur Piket Nol Lumajang-Malang, Arus Lalu Lintas Dialihkan Lewat Probolinggo Demi Keselamatan Pengendara - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 29 Jul 2025 13:07 WIB ·

Longsor Terjadi Lagi di Jalur Piket Nol Lumajang-Malang, Arus Lalu Lintas Dialihkan Lewat Probolinggo Demi Keselamatan Pengendara


 Longsor Terjadi Lagi di Jalur Piket Nol Lumajang-Malang, Arus Lalu Lintas Dialihkan Lewat Probolinggo Demi Keselamatan Pengendara Perbesar

Lumajang, – Jalur Piket Nol, yang menjadi penghubung utama antara Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali dilanda longsor.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa siang (29/7/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, tepatnya di kawasan dekat Jembatan Gladak Perak, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur kawasan perbukitan sejak pagi hari diduga menjadi penyebab utama terjadinya longsor.

Material tanah, lumpur, serta batu-batu besar dari tebing setinggi sekitar 20 meter jatuh dan menutup badan jalan. Akibatnya, jalur vital ini mengalami kelumpuhan total dan tidak bisa dilalui kendaraan dari kedua arah.

Baca juga: Antrean Panjang di SPBU Lumajang Akibat Efek Rantai Kelangkaan BBM di Wilayah Sekitar, Bupati Pastikan Tidak Perlu Khawatir

Kasatlantas Polres Lumajang, AKP Syaikhu, menyebutkan bahwa longsor kali ini terjadi di empat titik berbeda sepanjang jalur Piket Nol, memperparah situasi lalu lintas dan memperbesar potensi bahaya bagi pengendara.

“Untuk sementara, arus lalu lintas dari Lumajang menuju Malang maupun sebaliknya kami alihkan melalui jalur memutar via Probolinggo. Kami telah memasang rambu-rambu peringatan di beberapa titik agar pengendara tidak memaksakan diri melintas,” kata Syaikhu di lokasi kejadian.

Selain jalur Probolinggo, pengendara juga dapat mempertimbangkan rute alternatif melalui Curah Kobokan, meski jalur ini hanya bisa dilalui dalam kondisi cuaca cerah dan aman dari potensi banjir lahar.

“Kalau banjir lahar datang dari arah Gunung Semeru, jalur ini otomatis ditutup total karena sangat berbahaya,” imbuhnya.

Baca juga: Ojol Lumajang Tak Berdaya, Banyak Orderan Masuk, Tapi Bensin Tak Ada

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian kali ini. Namun, pihak berwenang tetap meminta masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat intensitas hujan di kawasan Piket Nol cenderung tinggi dan medan jalan yang rawan longsor serta tertutup kabut tebal.

“Kami imbau masyarakat, terutama pengendara roda dua dan roda empat, untuk menghindari Jalur Piket Nol selama cuaca masih tidak menentu. Meskipun proses pembersihan material akan dilakukan, kondisi geografis wilayah ini sangat labil dan rentan longsor susulan,” tutur Syaikhu.

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Lahar Hujan Semeru Terjang Lumajang, Satu Alat Berat Terseret Arus

8 April 2026 - 14:45 WIB

Trending di Nasional