Longsor Terjadi Lagi di Jalur Piket Nol Lumajang-Malang, Arus Lalu Lintas Dialihkan Lewat Probolinggo Demi Keselamatan Pengendara - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Nasional · 29 Jul 2025 13:07 WIB ·

Longsor Terjadi Lagi di Jalur Piket Nol Lumajang-Malang, Arus Lalu Lintas Dialihkan Lewat Probolinggo Demi Keselamatan Pengendara


 Longsor Terjadi Lagi di Jalur Piket Nol Lumajang-Malang, Arus Lalu Lintas Dialihkan Lewat Probolinggo Demi Keselamatan Pengendara Perbesar

Lumajang, – Jalur Piket Nol, yang menjadi penghubung utama antara Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali dilanda longsor.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa siang (29/7/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, tepatnya di kawasan dekat Jembatan Gladak Perak, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur kawasan perbukitan sejak pagi hari diduga menjadi penyebab utama terjadinya longsor.

Material tanah, lumpur, serta batu-batu besar dari tebing setinggi sekitar 20 meter jatuh dan menutup badan jalan. Akibatnya, jalur vital ini mengalami kelumpuhan total dan tidak bisa dilalui kendaraan dari kedua arah.

Baca juga: Antrean Panjang di SPBU Lumajang Akibat Efek Rantai Kelangkaan BBM di Wilayah Sekitar, Bupati Pastikan Tidak Perlu Khawatir

Kasatlantas Polres Lumajang, AKP Syaikhu, menyebutkan bahwa longsor kali ini terjadi di empat titik berbeda sepanjang jalur Piket Nol, memperparah situasi lalu lintas dan memperbesar potensi bahaya bagi pengendara.

“Untuk sementara, arus lalu lintas dari Lumajang menuju Malang maupun sebaliknya kami alihkan melalui jalur memutar via Probolinggo. Kami telah memasang rambu-rambu peringatan di beberapa titik agar pengendara tidak memaksakan diri melintas,” kata Syaikhu di lokasi kejadian.

Selain jalur Probolinggo, pengendara juga dapat mempertimbangkan rute alternatif melalui Curah Kobokan, meski jalur ini hanya bisa dilalui dalam kondisi cuaca cerah dan aman dari potensi banjir lahar.

“Kalau banjir lahar datang dari arah Gunung Semeru, jalur ini otomatis ditutup total karena sangat berbahaya,” imbuhnya.

Baca juga: Ojol Lumajang Tak Berdaya, Banyak Orderan Masuk, Tapi Bensin Tak Ada

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian kali ini. Namun, pihak berwenang tetap meminta masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat intensitas hujan di kawasan Piket Nol cenderung tinggi dan medan jalan yang rawan longsor serta tertutup kabut tebal.

“Kami imbau masyarakat, terutama pengendara roda dua dan roda empat, untuk menghindari Jalur Piket Nol selama cuaca masih tidak menentu. Meskipun proses pembersihan material akan dilakukan, kondisi geografis wilayah ini sangat labil dan rentan longsor susulan,” tutur Syaikhu.

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Widarto Tegur Sekda Jember di Rapat Banggar, Jangan Berpolitik dengan Data Bantuan

30 Desember 2025 - 16:42 WIB

Widarto Cium Politisasi Birokrasi dalam Pengelolaan Data DBHCHT di Jember

30 Desember 2025 - 16:22 WIB

Rute Surabaya-Palangkaraya Jadi Upaya Citilink Permudah Mobilitas Wisata dan Bisnis

24 Desember 2025 - 18:28 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 900 Meter, Status Masih Siaga

20 Desember 2025 - 19:57 WIB

Bank Indonesia Prediksi Penjualan Eceran Surabaya Naik 19,7 Persen YoY di November 2025

20 Desember 2025 - 13:37 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter Mengarah ke Timur

20 Desember 2025 - 12:57 WIB

Trending di Nasional