Antisipasi Longsor Susulan, Polisi Intensifkan Patroli di Titik Rawan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Nasional · 3 Agu 2025 13:15 WIB ·

Antisipasi Longsor Susulan, Polisi Intensifkan Patroli di Titik Rawan


 Antisipasi Longsor Susulan, Polisi Intensifkan Patroli di Titik Rawan Perbesar

Lumajang, – Untuk mengantisipasi longsor susulan pascakejadian di Jalan Raya Piket Nol Kilometer 54/100, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, aparat kepolisian bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang memperkuat langkah-langkah mitigasi di jalur penghubung Lumajang-Malang tersebut.

Patroli rutin kini diintensifkan di titik-titik rawan bencana, terutama pada area yang memiliki kemiringan tinggi dan kontur tanah labil. Selain itu, petugas dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang juga telah ditempatkan di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas dan memastikan keamanan pengguna jalan.

Baca juga: Arah Pembangunan Jember Mengambang, Fraksi PDIP Desak Pengesahan RTRW

“Kami tidak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga meningkatkan patroli dan pemantauan langsung di lokasi rawan. Ini bagian dari upaya jangka pendek untuk mencegah kejadian yang lebih buruk,” ujar Kasatlantas Polres Lumajang, AKP Mohamad Syaikhu, Minggu (3/8/25).

Langkah-langkah mitigasi jangka pendek yang diterapkan meliputi pemasangan rambu peringatan, penempatan personel di titik strategis, serta koordinasi intensif dengan warga sekitar.

Dalam jangka panjang, polisi dan BPBD juga mendorong pemetaan ulang wilayah rawan dan peningkatan infrastruktur pendukung keselamatan jalan.

Baca juga: Molen, Lamadjang Tigang Juru, dan Bola Voli: Jejak Sejarah yang Hidup di Turnamen Lumajang

Kesiapsiagaan dianggap sebagai kunci dalam mengurangi dampak bencana, terutama di kawasan seperti Piket Nol yang dikenal rawan longsor saat musim hujan.

Oleh karena itu, warga dan pemilik warung di sekitar lokasi juga dilibatkan sebagai mitra pemantau lapangan.

“Kami minta mereka segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan. Kecepatan informasi bisa menyelamatkan nyawa,” tegas Syaikhu.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sambut Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung, Aston Inn Lumajang Siapkan Akomodasi bagi Pemedek dan Wisatawan

30 Juni 2026 - 23:08 WIB

Ribuan Umat Hindu Padati Pura Mandara Giri Semeru Agung Rayakan Piodalan 2026

29 Juni 2026 - 19:41 WIB

Lamadjang: Sejarah yang Memilih Menari daripada Dilupakan

28 Juni 2026 - 18:07 WIB

Sawah Menyusut, Pemkab Lumajang Berlindung di Balik LP2B

25 Juni 2026 - 15:29 WIB

Segoro Topeng Kaliwungu 2026 Akan Diramaikan Bazar UMKM dan Berbagai Lomba

24 Juni 2026 - 11:32 WIB

Ibu Rumah Tangga Lumajang: MBG Sangat Menyentuh Kehidupan Kami

22 Juni 2026 - 11:49 WIB

Trending di Nasional