Jakarta Lumpuh! Demo Besar di DPR Tutup Jalan, Massa Terus Bertambah - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 25 Agu 2025 15:54 WIB ·

Jakarta Lumpuh! Demo Besar di DPR Tutup Jalan, Massa Terus Bertambah


 Jakarta Lumpuh! Demo Besar di DPR Tutup Jalan, Massa Terus Bertambah Perbesar

Jakarta, – Aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Senin (25/8), menyebabkan lumpuhnya arus lalu lintas di sejumlah titik utama ibu kota.

Aksi yang mengusung tajuk “Revolusi Rakyat Indonesia” ini digelar sebagai bentuk protes atas kebijakan pemerintah dan kenaikan tunjangan anggota DPR di tengah kondisi ekonomi rakyat yang memburuk.

Polisi menutup total Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke depan Gedung DPR, dimulai dari bawah flyover Senayan Park menuju arah Slipi. Akses keluar tol menuju DPR juga ditutup, dan kendaraan dialihkan ke pintu keluar Tol Slipi.

Jalur bus Transjakarta tetap dibuka namun dengan pengamanan ketat dari aparat. Meski begitu, sejumlah pengendara motor terlihat menerobos masuk jalur busway dengan cara mengekor bus yang melintas.

Baca juga: Demo Tolak Gaji DPR Rp100 Juta Lebih Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Situasi di depan DPR semakin padat sejak pagi hari. Ratusan pengemudi ojek daring memarkir motornya di sisi jalan, sebagai bentuk simbolik protes terhadap DPR. Massa aksi berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, buruh, hingga masyarakat umum.

“Kami lapar, mereka foya-foya! Gaji dan tunjangan DPR sudah tak masuk akal,” teriak seorang orator dari atas mobil komando.

Baca juga: Bebaskan 57 Ribu Warga dari PBB, Pemkot Malang Klaim Tak Ganggu PAD

Aksi ini dipicu oleh kemarahan publik di media sosial usai viralnya pemberitaan bahwa gaji dan tunjangan anggota DPR melebihi Rp100 juta per bulan.

Seruan aksi tersebar luas di platform-platform digital selama sepekan terakhir. Polisi terus menambah jumlah personel untuk mengamankan jalannya unjuk rasa.

Sampai pukul 12.30 WIB, massa terus berdatangan dan menutup hampir seluruh ruas jalan di sekitar Gedung DPR hingga ke kawasan Palmerah.

Belum ada pernyataan resmi dari DPR terkait tuntutan massa. Namun hingga siang hari, aparat masih bersiaga penuh mengantisipasi potensi kericuhan yang lebih besar.

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengamanan Mudik Lebaran di Lumajang, Patroli Rumah Kosong hingga Pos Pelayanan Terpadu

13 Maret 2026 - 16:14 WIB

Kesiapan Pemda Lumajang Saat Lebaran, Bupati Indah Standby Pantau Arus Mudik dan Pelayanan

13 Maret 2026 - 09:39 WIB

Tanpa Libur, Petugas Pemkab Lumajang Siap Layani Masyarakat Saat Mudik

13 Maret 2026 - 09:17 WIB

Operasi Ketupat 2026 Berlangsung 13–29 Maret, Ratusan Personel Siaga di Lumajang

13 Maret 2026 - 08:55 WIB

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Belum Digarap, AHY: Tuntaskan Masalah KCJB Dulu

12 Maret 2026 - 18:37 WIB

Pantau Langsung Jalan Rusak, Indah Amperawati Kerahkan Tim Aspal Keliling

12 Maret 2026 - 16:54 WIB

Trending di Nasional