Bom Waktu di Jalur Rel, 122 Perlintasan KA di Daop 9 Tak Terjaga - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 28 Sep 2025 12:23 WIB ·

Bom Waktu di Jalur Rel, 122 Perlintasan KA di Daop 9 Tak Terjaga


 Bom Waktu di Jalur Rel, 122 Perlintasan KA di Daop 9 Tak Terjaga Perbesar

Lumajang, – Sebuah bom waktu tersembunyi membentang di sepanjang jalur rel kereta api wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Dari total 311 perlintasan sebidang, sebanyak 122 titik tidak memiliki penjaga, menjadikannya zona rawan kecelakaan yang nyata namun terabaikan.

Data KAI menunjukkan, hingga September 2025, telah terjadi 15 kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang yang tersebar di wilayah Daop 9, meliputi Banyuwangi, Jember, Lumajang, Probolinggo, dan Pasuruan.

Baca juga: Patroli Malam Wabup Lumajang di Poskamling Sinergi Warga, TNI, dan Polri Cegah Pencurian Ternak

“Ini angka yang tidak bisa dianggap kecil, karena setiap angka merepresentasikan nyawa dan luka yang bisa dicegah,” kata Cahyo Widiantoro, Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Minggu (28/9/25).

Dengan 52 perlintasan tak terjaga di Jember, 29 di Banyuwangi, dan 18 di Lumajang dan Probolinggo.

Baca juga: Diresmikan Bupati, Dapur MBG Pertama di Jember Kini Diterpa Isu Makanan Basi

“KAI tidak bisa bekerja sendiri. Jumlah perlintasan tidak terjaga sangat banyak. Kami mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga keselamatan,” katanya.

Untuk antisipasi kecelakaan kembali terulang, KAI Daop 9 Jember melakukan beberapa langkah mitigasi berupa penyempitan 12 perlintasan tidak terjaga dan penutupan 9 perlintasan liar.

Selain itu, KAI juga melakukan edukasi dengan memasang baliho peringatan di perlintasan sebidang yang tidak terjaga agar pengendara waspada.

“Total ada 21 lokasi yang sudah dilakukan peningkatan keselamatan,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PT KAI Daop 9 Jember Tawarkan Diskon 30 Persen Hingga 29 Maret 2026

26 Februari 2026 - 11:33 WIB

Kolom Abu 3.000 Meter, Erupsi Semeru Masih Berlangsung

24 Februari 2026 - 17:51 WIB

Trauma Banjir Lahar, Siswi SD Absen Usai Terseret Sungai

24 Februari 2026 - 17:38 WIB

Derasnya Lahar Semeru Seret Siswi SD di Candipuro

23 Februari 2026 - 14:18 WIB

Dody Hanggodo: 320 Warga Dusun Jugosari Sempat Terisolir, Akses Jalan Berhasil Dibuka

21 Februari 2026 - 20:46 WIB

Dody Hanggodo Pastikan Jembatan Terdampak Erupsi Gunung Semeru Masih Layak Digunakan Saat Mudik

21 Februari 2026 - 20:41 WIB

Trending di Nasional