Tumpak Sewu Jadi Bintang Baru Wisata Jawa Timur - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Pariwisata · 12 Okt 2025 07:30 WIB ·

Tumpak Sewu Jadi Bintang Baru Wisata Jawa Timur


 Tumpak Sewu Jadi Bintang Baru Wisata Jawa Timur Perbesar

Lumajang, – Nama Air Terjun Tumpak Sewu kian melambung di kalangan wisatawan mancanegara. Keindahan alam yang spektakuler dan akses wisata yang semakin tertata membuat destinasi unggulan di Kabupaten Lumajang ini mulai sejajar dengan ikon pariwisata Indonesia lainnya seperti Bromo dan Bali.

Koordinator Wisata Sarkawi Sumberurip, Bahrul, mengungkapkan jumlah kunjungan turis asing ke Tumpak Sewu terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

“Banyak turis asing yang datang ke sini. Mereka kagum dengan keindahan Tumpak Sewu. Bahkan beberapa lanjut menjajal wisata jeep Lava Tour Semeru,” katanya, Minggu (12/10/2025).

Baca juga: Sinergi Pusat dan Daerah, Lumajang Siap Jadi Destinasi Kelas Dunia

Tumpak Sewu, yang kerap dijuluki “Niagara-nya Indonesia”, menawarkan panorama air terjun berundak dengan ketinggian hampir 120 meter dan dikelilingi tebing-tebing hijau yang dramatis. Kombinasi antara alam liar dan kemudahan akses menjadikannya destinasi yang ideal bagi pencinta petualangan dan fotografi alam.

Fenomena ini tidak luput dari perhatian Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Kabupaten Lumajang dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi kelas dunia, asalkan dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan, infrastruktur, dan sumber daya manusia (SDM) pariwisata.

Baca juga: SR Diperiksa 9 Jam oleh Kejari Jember, Bongkar Dugaan Korupsi Rp 5,6 Miliar di DPRD

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, menyebut bahwa pariwisata bukan hanya soal keindahan alam, tetapi juga tentang bagaimana pengalaman wisatawan dibentuk.

Oleh karena itu, pihaknya mendorong pelatihan intensif bagi pemandu wisata lokal di Lumajang, terutama dalam penguasaan bahasa asing dan etika layanan internasional.

“Tumpak Sewu bisa menjadi daya tarik utama Jawa Timur selain Bromo. Tapi agar wisatawan kembali dan merekomendasikan, pelayanan yang ramah dan profesional itu kunci,” jelasnya, Minggu (12/10/2025).

Melalui kerja sama antara Kemenparekraf, Pemkab Lumajang, dan Universitas LIA, pelatihan pemandu wisata kini sedang berlangsung selama Oktober 2025.

Pelatihan ini mencakup dialog bahasa Inggris, simulasi kepemanduan, serta pengenalan budaya lokal dalam konteks global.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Hariyanto, menyebut bahwa Lumajang kini berada di jalur yang tepat untuk menjadi destinasi unggulan nasional.

“Dengan destinasi seindah ini dan SDM yang terus ditingkatkan, kita optimis Lumajang bisa bersaing dengan destinasi besar lainnya,” katanya.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan wisata di daerahnya. Ia yakin, dengan kolaborasi yang kuat dan pembangunan yang berkelanjutan, Lumajang akan menjadi destinasi yang dicari wisatawan dunia.

“Tumpak Sewu sudah menjadi primadona. Kami ingin menjadikan Lumajang sebagai rumah bagi wisatawan yang mencari keindahan alam, keramahan masyarakat, dan pengalaman otentik,” ungkapnya.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Kaki Gunung Semeru, Sumber Telu Menyimpan Cerita Air, Salak, dan Tradisi Warga

13 September 2026 - 10:12 WIB

Kapas Biru di Mata Wisatawan China: Ketika Alam Menjadi Daya Tarik Utama

11 September 2026 - 10:29 WIB

Bupati Lumajang: Jangan Ngaku Orang Indonesia Kalau Belum ke Tumpak Sewu

20 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Sedekah Desa hingga Agrowisata, Bukit Jenggolo Mulai Dilirik Wisatawan Luar Daerah

16 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Sedekah Desa Wonokerto Dikemas Jadi Tape Fest, Pemdes Bidik Event Tahunan di Bukit Jenggolo

16 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Sedekah Desa Wonokerto Lumajang Hadirkan Jaran Kencak hingga Bantengan dan 5.000 Porsi Tape Ketan

16 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Trending di Pariwisata