Sinergi Pusat dan Daerah, Lumajang Siap Jadi Destinasi Kelas Dunia - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Pariwisata · 12 Okt 2025 07:21 WIB ·

Sinergi Pusat dan Daerah, Lumajang Siap Jadi Destinasi Kelas Dunia


 Sinergi Pusat dan Daerah, Lumajang Siap Jadi Destinasi Kelas Dunia Perbesar

Lumajang, – Pemerintah pusat dan daerah terus memperkuat sinergi dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing global. Kabupaten Lumajang menjadi salah satu daerah yang kini menjadi fokus pengembangan, melalui implementasi konkret Undang-Undang Kepariwisataan yang baru saja disahkan.

Bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang dan Universitas LIA, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar pelatihan intensif bagi puluhan pemandu wisata lokal.

Pelatihan yang berlangsung sepanjang Oktober 2025 ini mencakup penguasaan bahasa Inggris, teknik komunikasi, serta praktik layanan wisata berbasis standar internasional.

Baca juga: Pemandu Wisata Lumajang Akan Dilatih Jadi Duta Global Pariwisata

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini adalah bentuk nyata dari penerapan regulasi yang berorientasi pada penguatan sumber daya manusia (SDM) pariwisata.

“Undang-undang baru ini tidak hanya berhenti pada aturan tertulis, tapi harus langsung diimplementasikan di lapangan. Lumajang menjadi contoh daerah yang siap bergerak maju bersama,” tegasnya, Minggu (12/10/2025).

Menurut Ni Luh, sinergi antara Kemenparekraf, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan sangat penting untuk membangun ekosistem pariwisata yang tangguh. “Tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga kesiapan SDM dalam melayani wisatawan dari berbagai latar belakang budaya dan bahasa,” ungkapnya.

Baca juga: Dulu Semua Orang Tahunya Jember, Mohammad Fawait:  Sekarang Kita Harus Sadar

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Martini M. Paham, menambahkan pelatihan ini menjadi bagian dari strategi besar untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan nasional.

“Penguasaan bahasa asing, pemahaman budaya, dan keterampilan komunikasi harus dimiliki oleh setiap pemandu. Mereka adalah garda depan yang membawa wajah Indonesia ke dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Hariyanto, menyoroti pentingnya membangun pariwisata yang berfokus pada kualitas, bukan semata kuantitas kunjungan.

“Dengan peningkatan kapasitas pemandu dan dukungan infrastruktur yang memadai, kita bisa menciptakan destinasi yang tak hanya indah, tapi juga berkelas,” katanya.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyambut baik dukungan dan kepercayaan dari pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa Pemkab Lumajang siap terus berbenah dan berinovasi agar potensi wisata daerahnya dapat dikenal secara luas, baik nasional maupun internasional.

“Kami percaya bahwa pariwisata bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Dengan dukungan pelatihan seperti ini, SDM kami akan lebih siap bersaing di tingkat global,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bromo Ditutup, Tumpak Sewu Panen Turis Asing: Kunjungan Naik 40 Persen

12 Agustus 2026 - 08:23 WIB

Bromo Tak Bisa Dikunjungi, Turis Asing Dialihkan ke Tumpak Sewu oleh Pemandu Wisata

12 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Kebakaran Hutan Picu Penutupan Jalur Wisata Bromo via Senduro

4 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Menyusuri Surga Air Terjun di Senduro, Dari Manggisan hingga Sarun yang Masih Perawan

31 Juli 2026 - 11:10 WIB

Gendong Gratis Jadi Layanan Keselamatan Wisatawan di Tumpak Sewu

28 Juli 2026 - 10:51 WIB

B29: Negeri di Atas Awan yang Turun Kasta Jadi Wisata Puluhan Orang

19 Juni 2026 - 17:08 WIB

Trending di Pariwisata