Lumajang, – Bukit Jenggolo di Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mulai dilirik wisatawan dari luar daerah.
Kawasan yang dikembangkan di atas tanah kas desa (TKD) seluas 21 hektare itu kini diarahkan menjadi kawasan agrowisata sekaligus mendukung ketahanan pangan.
Kepala Desa Wonokerto, Tupin, mengatakan pengembangan Bukit Jenggolo terus dilakukan setelah kawasan tersebut diresmikan pada 28 Juli 2025. Tahun ini, pemerintah desa menggelar Jenggolo Tape Fest 2026 sekaligus rangkaian Sedekah Desa Wonokerto.
Lanjut dia, pengembangan kawasan tersebut juga mulai menunjukkan potensi sebagai destinasi wisata.
“Pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari Lumajang, tetapi juga dari luar kabupaten,” katanya, Minggu (16/8/2026).
Ia menyebut sejumlah wisatawan dari Lampung dan Bali pernah datang untuk menikmati kawasan Bukit Jenggolo. Bahkan, terdapat wisatawan asal Belanda yang berkunjung ke lokasi tersebut.
“Alhamdulillah, sudah mulai dikenal oleh beberapa pengunjung dari luar kabupaten. Ada yang dari Lampung, dari Bali ada lima kendaraan, dan kemarin ada tetangga juga dari Belanda datang ke sini untuk menikmati Bukit Jenggolo,” katanya.
Tupin berharap wisatawan yang telah datang dapat turut mengenalkan Bukit Jenggolo kepada wisatawan lainnya melalui pengalaman dan jejaring mereka.
“Mudah-mudahan nanti teman-temannya diajak ke sini,” pungkaanya.
Tinggalkan Balasan