Kapas Biru di Mata Wisatawan China: Ketika Alam Menjadi Daya Tarik Utama - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

International · 11 Sep 2026 10:29 WIB ·

Kapas Biru di Mata Wisatawan China: Ketika Alam Menjadi Daya Tarik Utama


 Kapas Biru di Mata Wisatawan China: Ketika Alam Menjadi Daya Tarik Utama Perbesar

Lumajang, – Kamera wisatawan asal China mengarah ke air yang jatuh dari tebing. Di belakangnya, dinding hijau dan pepohonan membuat Air Terjun Kapas Biru, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, terlihat semakin memikat.

Tidak ada gedung tinggi atau keramaian kota di tempat itu.

Yang terlihat hanya air, tebing, pepohonan, dan suasana sejuk khas kawasan pegunungan.

Bagi wisatawan yang datang dari jauh, pemandangan tersebut menjadi pengalaman yang layak diabadikan.

Satu foto kemudian tidak hanya menjadi kenangan perjalanan. Foto itu juga berpotensi membawa cerita tentang Kapas Biru dan Lumajang kepada orang lain melalui media sosial.

Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, mengatakan potensi alam seperti Kapas Biru merupakan aset yang harus dijaga sekaligus diperkenalkan lebih luas.

“Potensi wisata alam Lumajang sangat luar biasa. Ini menjadi kesempatan bagi kita untuk terus menjaga keindahan dan kelestariannya, sekaligus memperkenalkan destinasi wisata Lumajang kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan mancanegara,” kata dia, Jumat (11/9/2026).

Menurutnya, perkembangan pariwisata tidak semestinya hanya berorientasi pada jumlah kunjungan.

“Jangan hanya mengejar jumlah kunjungan. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana wisatawan mendapatkan pengalaman yang baik dan alam tetap terjaga. Dengan begitu, wisata kita bisa tumbuh secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

B29 dan Ranu Regulo Catat Puluhan Kunjungan Wisman hingga September 2026

9 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Jalur Turun dan Naik Tumpak Sewu Masih Satu Tangga, Pemkab Siapkan Alternatif

9 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Bupati Sebut Bonus Asian Games, Emas Rp50 Juta dan Perunggu Rp30 Juta

9 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Atlet Lumajang Bawa Pulang Medali, Tantangan Berikutnya Menyiapkan Penerus

9 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Warung Kopi Kayubi dan Cerita Secangkir Kopi dari Tanah Lumajang

7 Oktober 2026 - 11:05 WIB

WNA Bisa Berpindah Antarwilayah, Imigrasi Minta Penginapan Lumajang Tak Lewatkan Pelaporan

28 September 2026 - 10:45 WIB

Trending di International