Bupati Lumajang: Jangan Ngaku Orang Indonesia Kalau Belum ke Tumpak Sewu - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Pariwisata · 20 Agu 2026 20:46 WIB ·

Bupati Lumajang: Jangan Ngaku Orang Indonesia Kalau Belum ke Tumpak Sewu


 Bupati Lumajang: Jangan Ngaku Orang Indonesia Kalau Belum ke Tumpak Sewu Perbesar

Lumajang, – Bupati Lumajang Indah Amperawati mengajak masyarakat dan pelaku usaha, khususnya perempuan, ikut mempromosikan potensi wisata di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Hal itu disampaikan Indah saat menerima silaturahmi Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Jawa Timur di Pendopo Arya Wiraraja, Lumajang, Jumat (20/8/2026).

Ia mengatakan perempuan memiliki peran besar dalam menggerakkan perekonomian. Ia berharap jejaring IWAPI dapat ikut mengenalkan destinasi wisata Lumajang melalui berbagai platform media sosial.

“Pasti semua ibu-ibu punya media sosial masing-masing. Ada Instagram, Facebook, ada TikTok, yang itu bisa untuk mempromosikan wisata yang ada di Jawa Timur,” katanya.

Menurutnya, Lumajang memiliki sejumlah destinasi wisata alam yang potensial untuk dikembangkan. “Selain Gunung Semeru, terdapat berbagai air terjun seperti Tumpak Sewu, Kapas Biru dan Sumber Telu,” ucap dia.

Ia menyinggung kunjungan wisatawan mancanegara ke Lumajang.

“Berdasarkan data kunjungan wisata 2025 yang dirilis pada 2026 oleh Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Lumajang disebut menjadi daerah dengan kunjungan wisatawan asing tertinggi di Jawa Timur,” kata dia.

Diaamping itu, kebakaran di kawasan Bromo juga disebut berdampak terhadap arus kunjungan wisatawan. Wisatawan asing yang sebelumnya menjadikan Bromo sebagai tujuan perjalanan kemudian diarahkan menuju Tumpak Sewu.

“Turis-turis asing yang tujuannya ke Bromo itu diarahkan ke Tumpak Sewu,” ujarnya.

Indah mengatakan pengelolaan sejumlah destinasi wisata di Lumajang melibatkan masyarakat lokal. Pengelolaan wahana dan destinasi antara lain dilakukan melalui badan usaha milik desa (BUMDes).

Selain Tumpak Sewu, Lumajang juga memiliki destinasi B29 yang dikenal sebagai Negeri di Atas Awan. “Namun, tata kelola destinasi tersebut masih perlu dibenahi,” tuturnya.

Ia berharap promosi melalui media sosial dapat membantu memperluas jangkauan informasi mengenai destinasi wisata Lumajang.

Di akhir pertemuan, Indah menyampaikan ajakan kepada masyarakat untuk mengunjungi Tumpak Sewu.

“Jangan ngaku orang Indonesia kalau belum ke Tumpak Sewu,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedekah Desa hingga Agrowisata, Bukit Jenggolo Mulai Dilirik Wisatawan Luar Daerah

16 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Sedekah Desa Wonokerto Dikemas Jadi Tape Fest, Pemdes Bidik Event Tahunan di Bukit Jenggolo

16 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Sedekah Desa Wonokerto Lumajang Hadirkan Jaran Kencak hingga Bantengan dan 5.000 Porsi Tape Ketan

16 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Bromo Ditutup, Tumpak Sewu Panen Turis Asing: Kunjungan Naik 40 Persen

12 Agustus 2026 - 08:23 WIB

Bromo Tak Bisa Dikunjungi, Turis Asing Dialihkan ke Tumpak Sewu oleh Pemandu Wisata

12 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Kebakaran Hutan Picu Penutupan Jalur Wisata Bromo via Senduro

4 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Trending di Daerah