Sedekah Desa Wonokerto Dikemas Jadi Tape Fest, Pemdes Bidik Event Tahunan di Bukit Jenggolo - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 16 Agu 2026 19:02 WIB ·

Sedekah Desa Wonokerto Dikemas Jadi Tape Fest, Pemdes Bidik Event Tahunan di Bukit Jenggolo


 Sedekah Desa Wonokerto Dikemas Jadi Tape Fest, Pemdes Bidik Event Tahunan di Bukit Jenggolo Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengemas tradisi Sedekah Desa dengan konsep berbeda.

Tahun ini, tradisi tersebut dipadukan dengan Cinggolo Tape Fest 2026 di kawasan Bukit Jenggolo.

Kegiatan yang digelar pada Minggu (16/8/2026), itu menjadi puncak rangkaian Sedekah Desa Wonokerto. Sebelumnya, pemerintah desa bersama masyarakat menggelar khatmil Quran di 21 titik di Desa Wonokerto.

Kepala Desa Wonokerto, Tupin, mengatakan Jeggolo Tape Fest menjadi bagian dari upaya mengembangkan tradisi sekaligus mengenalkan potensi wisata Bukit Jenggolo.

Tupin mengatakan kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial.

Pemerintah Desa Wonokerto menargetkan Jenggolo Tape Fest dapat menjadi event tahunan yang terus dikembangkan.

“Insyaallah nanti akan kita lanjutkan di tahun-tahun berikutnya dengan berbagai koreksi sehingga menjadi daya tarik bagi para pengunjung,” katanya.

Bukit Jenggolo sendiri memiliki luas sekitar 21 hektare dan berada di atas tanah kas desa (TKD). Kawasan tersebut dikembangkan dengan konsep ketahanan pangan dan agrowisata.

Menurutnya, pengembangan kawasan tersebut memanfaatkan dana ketahanan pangan. Sejumlah komoditas dan fasilitas telah dikembangkan, termasuk kolam ikan, tanaman pisang emas, serta tanaman tebu yang sudah ada sebelumnya.

Pemerintah Desa Wonokerto juga menargetkan pemanfaatan Bukit Cinggolo dapat meningkatkan pendapatan asli desa (PADes).

“Pada 2025, PADes Wonokerto tercatat sekitar Rp97 juta. Sementara dalam APBDes 2026, pemerintah desa menganggarkan target PADes dari pengelolaan TKD dan pemanfaatan Bukit Cinggolo sebesar Rp300 juta,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari 864.599 Rekam Dinamis KTP, Baru 44.975 Warga Lumajang Gunakan IKD

30 September 2026 - 12:05 WIB

1.600 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Berapa yang Lolos Verifikasi?

30 September 2026 - 11:50 WIB

Perbaikan Jalan Lumajang Mencapai Rp60 Miliar, Kok Bisa?

30 September 2026 - 08:41 WIB

29 Persen Jalan Tertangani, Lumajang Terus Percepat Perbaikan Infrastruktur

30 September 2026 - 07:32 WIB

110 Ruas Masuk Kategori Rusak Berat, Pemkab Lumajang Prioritaskan Tempeh-Gesang

30 September 2026 - 07:30 WIB

110 Ruas Jalan di Lumajang Rusak Berat, Total Panjang Jalan Kabupaten Capai 1.090 Kilometer

29 September 2026 - 17:12 WIB

Trending di Daerah