Inpres 8 Tahun 2025 Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Lumajang Optimistis Hapus Kemiskinan Ekstrem - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 23 Des 2025 08:37 WIB ·

Inpres 8 Tahun 2025 Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Lumajang Optimistis Hapus Kemiskinan Ekstrem


 Inpres 8 Tahun 2025 Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Lumajang Optimistis Hapus Kemiskinan Ekstrem Perbesar

Lumajang, – Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem menjadi landasan kuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Pemerintah Kabupaten Lumajang menyatakan optimistis dapat mendukung penuh agenda nasional tersebut melalui penguatan program yang terintegrasi dan tepat sasaran.

Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan bahwa kebijakan nasional tersebut sejalan dengan upaya yang selama ini dijalankan Pemkab Lumajang. Hal itu tercermin dari capaian penurunan angka kemiskinan di Lumajang yang turun dari 9,50 persen menjadi 8,60 persen.

“Penurunan ini menjadi indikator bahwa pemerintah daerah benar-benar turun ke lapangan dan melaksanakan program secara serius. Meski belum sepenuhnya sempurna, kami yakin langkah yang diambil sudah berada di arah yang tepat,” kata Indah, Selasa (23/12/2025).

Selain menekan angka kemiskinan, Pemkab Lumajang mencatat peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang kini berada di angka 71,02.

“Peningkatan IPM tersebut menunjukkan perbaikan kualitas hidup masyarakat yang terus diupayakan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang penghapusan kemiskinan ekstrem, Pemkab Lumajang juga mendorong program hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah dan pendapatan masyarakat.

“Kemudian berupaya untuk mendorong hilirisasi, jadi terus kita lakukan program bilirisasi supaya ada peningkatan pendapatan masyarakat,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa

2 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ganti Ambulans Rusak Berat, Pemkab Lumajang Serahkan 29 Armada Baru ke Desa

2 Januari 2026 - 14:12 WIB

Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial

2 Januari 2026 - 14:02 WIB

Trending di Daerah