Audensi Kadin dan Bupati Lumajang: Jembatan Baru Antara Pendidikan Vokasi dan Dunia Industri - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Pendidikan · 17 Jun 2025 17:53 WIB ·

Audensi Kadin dan Bupati Lumajang: Jembatan Baru Antara Pendidikan Vokasi dan Dunia Industri


 Audensi Kadin dan Bupati Lumajang: Jembatan Baru Antara Pendidikan Vokasi dan Dunia Industri Perbesar

Lumajang, – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lumajang melakukan audensi penting dengan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, di ruang Mahameru, kantor Bupati Lumajang, Selasa (17/6/25).

Pertemuan ini menjadi momentum untuk menindaklanjuti perintah dari pemerintah pusat terkait revitalisasi pendidikan vokasi di Kabupaten Lumajang, yang diharapkan dapat menjembatani kebutuhan dunia industri dengan kualitas sumber daya manusia yang ada.

Ketua Kadin Lumajang, Agus Setiawan, menyampaikan audensi ini merupakan bagian dari tugas yang diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia kepada Kadin untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menghidupkan kembali pendidikan vokasi.

“Kita diberi tugas oleh Presiden untuk melakukan revitalisasi pendidikan vokasi bersama pemerintah daerah. Tujuan audensi ini adalah menindaklanjuti perintah tersebut agar program ini bisa berjalan efektif di Lumajang,” kata Agus.

Agus menegaskan Kadin membutuhkan Surat Keputusan (SK) pembentukan tim koordinasi pendidikan vokasi di tingkat daerah sebagai landasan resmi untuk melaksanakan berbagai kegiatan di lapangan.

“Dengan SK tersebut, kami bisa mengajak teman-teman pengusaha untuk berperan aktif dalam pendidikan vokasi. Ini sangat penting untuk menjembatani lulusan SMK, SMA, dan kampus agar benar-benar siap kerja,” tambahnya.

Menurut Agus, selama ini dunia industri di Lumajang menghadapi tantangan besar karena tenaga kerja yang melamar belum siap pakai.

“Industri sering mengeluh karena mereka harus mengeluarkan biaya besar untuk pelatihan ulang, bisa sampai 3 hingga 6 bulan. Ini sangat memberatkan, apalagi dalam 1-2 tahun tenaga kerja tersebut bisa pindah atau resign,” jelasnya.

Oleh karena itu, revitalisasi pendidikan vokasi diharapkan menjadi solusi strategis yang dapat mengurangi beban pelatihan di industri sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.

“Harus ada jembatan yang kuat antara sekolah, kampus, dan industri agar lulusan benar-benar siap kerja,” jelas Agus.

Menanggapi hal itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyambut baik inisiatif Kadin ini dan menegaskan bahwa pendidikan vokasi memiliki dampak luas terhadap kehidupan masyarakat dan pembangunan daerah.

“Pendidikan vokasi menjadi gerakan yang sangat penting. Kita butuh orang-orang yang punya ilmu praktis dan bisa langsung bekerja,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pendidikan vokasi saat ini sedang menjadi tren dan harus didorong agar anak-anak muda di Lumajang bisa lebih produktif dan membuka peluang kerja yang lebih luas.

“Kita harus dorong semangat berkarya melalui pendidikan vokasi. Ini juga akan membuka lapangan kerja baru bagi generasi muda. Dan akan segera kita percepat SK-nya,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Pungli Kelas Prestasi di SMAN 1 Lumajang : Sekolah ajukan Proposal, Komite galang dana

24 September 2026 - 11:57 WIB

119 Mahasiswa Daftar Beasiswa Lumajang, Mengapa Kondisi Ekonomi Masih Harus Dicek ke Rumah?

23 September 2026 - 13:04 WIB

Kuota Beasiswa Disabilitas 10 Persen Diusulkan di Lumajang, Juknis Menanti Persetujuan Pemerintah

11 September 2026 - 15:13 WIB

Beasiswa Mahasiswa Berprestasi Lumajang Dibuka, Pendaftar Wajib Lolos Verifikasi Lapangan

10 September 2026 - 08:02 WIB

Dari Kampus, Bank Indonesia Perkuat Literasi Konsumen Generasi Muda di Lumajang

2 September 2026 - 16:46 WIB

Sedekah Desa Wonokerto Lumajang Hadirkan Jaran Kencak hingga Bantengan dan 5.000 Porsi Tape Ketan

16 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Trending di Pariwisata