BPK Dorong Percepatan Pembangunan Jalur Lintas Selatan Banyuwangi-Jember - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 25 Okt 2025 16:06 WIB ·

BPK Dorong Percepatan Pembangunan Jalur Lintas Selatan Banyuwangi-Jember


 BPK Dorong Percepatan Pembangunan Jalur Lintas Selatan Banyuwangi-Jember Perbesar

Jember, – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) mendorong percepatan pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) Pantai Selatan (Pansela) ruas Banyuwangi-Jember, yang masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN).

Anggota VII BPK RI, Slamet Edy Purnomo, mengungkapkan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama Dirut Perhutani, Dirjen Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan Kementerian ATR/BPN, Direktur Pengembangan Usaha PT Jasa Marga, serta Kepala Divisi SPI PT Perkebunan Nusantara III di Pendopo Banyuwangi. Pertemuan ini difokuskan untuk mendorong akselerasi proyek yang sempat terhenti cukup lama.

“Jalur pantai selatan ini termasuk PSN, sehingga BPK hadir untuk memfasilitasi pertemuan agar program ini segera terwujud dan agenda pembangunan nasional berjalan lancar,” kata Edy, Sabtu, (25/10/2025).

Baca juga:DPRD Jember Bahas Dampak Hukum Pimpinan, Adendum APBD Jadi Pilihan

JLS Pansela diyakini memberikan manfaat ekonomi besar sekaligus melancarkan distribusi barang dan jasa di jalur selatan. Edy menambahkan, Banyuwangi memiliki potensi ekonomi melimpah, mulai dari kelautan, pertanian, hingga pariwisata, yang membutuhkan dukungan infrastruktur darat yang memadai.

Jalur Lintas Selatan di Banyuwangi memiliki panjang total 100 km, dari batas Jember hingga Jalan Nasional Pelabuhan Ketapang.

Saat ini, masih terdapat 14,1 km jalan yang belum terbangun, melintasi kawasan hutan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan sepanjang 6,27 km, serta kawasan perkebunan Selogiri dan Malangsari milik PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) sepanjang 7,83 km.

Baca juga:Banjir Rendam 400 Rumah di Lumajang, Warga Terpaksa Evakuasi Barang Tengah Malam

Edy menjelaskan, kendala pembangunan terutama terkait teknis dan pelepasan aset lahan.

“Namun, karena proyek ini sudah ditetapkan sebagai PSN, seharusnya tidak ada lagi ego sektoral. Semua harus fokus pada kepentingan nasional,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, semua pihak sepakat untuk menuntaskan pembangunan JLS Pansela. Anggaran pembangunan telah disiapkan pemerintah pusat, dengan estimasi biaya mencapai Rp47,1 miliar.

Pelaksanaan proyek akan mengacu pada jadwal Kementerian PUPR, yang juga membentuk tim percepatan berkoordinasi dengan Perhutani, pemerintah daerah, dan PTPN.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berharap dukungan BPK mempercepat realisasi JLS tahap kedua. Menurutnya, kehadiran JLS akan meningkatkan ekonomi, pariwisata, program pemerintah pusat, dan ketahanan pangan.

“Terima kasih atas dukungan untuk pembangunan JLS. Semoga segera terealisasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” kata Ipuk.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perhotelan Malang Siap Sambut 100 Ribu Jemaah NU, Tarif Tetap Stabil

3 Februari 2026 - 15:57 WIB

Erupsi Semeru Picu Hujan Abu di Senduro, Warga Keluhkan Aktivitas Harian Terganggu

3 Februari 2026 - 15:07 WIB

Jalan Rusak Tergerus Lahar, Warga Lumajang Terpaksa Lewati Area Persawahan

3 Februari 2026 - 13:50 WIB

Berpacu dengan Ancaman Lahar, Perbaikan Tanggul Sungai Regoyo Dikebut

3 Februari 2026 - 13:33 WIB

Gunung Semeru Tertutup Kabut, Aktivitas Vulkanik Level III Tetap Siaga

1 Februari 2026 - 11:45 WIB

Hadapi Ancaman Tahunan Semeru, Lumajang Siapkan Generasi Tangguh Bencana

30 Januari 2026 - 08:06 WIB

Trending di Nasional