Infrastruktur Lumajang untuk Konektivitas Wilayah - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 22 Jun 2026 19:10 WIB ·

Bunda Indah Tegaskan Infrastruktur Jadi Kunci Konektivitas dan Pemerataan Lumajang


 Bunda Indah Tegaskan Infrastruktur Jadi Kunci Konektivitas dan Pemerataan Lumajang Perbesar

Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat infrastruktur Lumajang sebagai fondasi konektivitas wilayah, pemerataan pelayanan publik, dan penguatan aktivitas ekonomi masyarakat. Pembangunan infrastruktur menjadi bagian penting dalam membuka akses masyarakat dari tingkat desa hingga pusat wilayah.

Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan komitmen tersebut saat memberikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Penyampaian itu berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lumajang, Senin (15/6/2026).

Bupati yang akrab disapa Bunda Indah menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya memaknai infrastruktur sebagai pembangunan fisik. Menurutnya, infrastruktur juga menjadi instrumen penting untuk memperkuat pergerakan ekonomi, memperluas akses layanan, dan mengurangi kesenjangan antarwilayah.

Infrastruktur Jadi Fondasi Konektivitas Wilayah

Bunda Indah mengatakan bahwa infrastruktur yang baik memiliki peran besar dalam pembangunan daerah. Karena itu, Pemkab Lumajang terus menangani kebutuhan infrastruktur secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, tingkat prioritas, dan kemampuan anggaran daerah.

“Infrastruktur yang baik menjadi salah satu fondasi penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan penanganan secara bertahap berdasarkan kebutuhan masyarakat, tingkat prioritas, serta kemampuan anggaran daerah,” ujarnya.

Menurutnya, kualitas infrastruktur berkaitan langsung dengan aktivitas harian masyarakat. Jalan yang baik akan memperlancar mobilitas warga, distribusi barang dan jasa, pelayanan pemerintahan, serta produktivitas sektor ekonomi.

Pemkab Lumajang juga melihat konektivitas sebagai faktor penting dalam pemerataan pembangunan. Ketika akses antarwilayah semakin baik, masyarakat dapat lebih mudah menjangkau layanan publik, pusat ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan berbagai kebutuhan dasar lainnya.

Pemkab Lumajang Tangani Jalan Secara Bertahap

Saat ini, tingkat kemantapan jalan kabupaten di Lumajang mencapai 78,23 persen. Meski demikian, pemerintah daerah masih terus menangani sejumlah ruas jalan yang membutuhkan peningkatan kualitas.

Dari total panjang jalan kabupaten sepanjang 1.090,37 kilometer, sekitar 237,37 kilometer ruas jalan masih memerlukan penanganan lebih lanjut. Pemkab Lumajang akan melakukan penanganan tersebut secara bertahap sesuai prioritas kebutuhan dan kemampuan anggaran.

Bunda Indah menilai penanganan jalan perlu berjalan konsisten karena jalan menjadi penghubung utama aktivitas masyarakat. Infrastruktur jalan yang baik dapat mendukung kegiatan ekonomi, mempercepat mobilitas, dan meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

Melalui penanganan bertahap, pemerintah daerah ingin memastikan pembangunan infrastruktur tetap berjalan terarah. Pemkab Lumajang juga berupaya agar setiap ruas yang membutuhkan perhatian dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah.

Irigasi dan Jalan Usaha Tani Perkuat Ekonomi Masyarakat

Selain jalan kabupaten, Pemerintah Kabupaten Lumajang juga memperkuat sarana pendukung lain, termasuk jaringan irigasi dan jalan usaha tani. Dua sektor ini memiliki peran penting dalam menjaga produktivitas masyarakat, terutama di wilayah pertanian.

Pada tahun 2026, pemerintah daerah mengalokasikan pembangunan jaringan irigasi di sembilan lokasi. Selain itu, Pemkab Lumajang juga menyiapkan pembangunan jalan usaha tani di 21 lokasi.

Bunda Indah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah daerah ingin memperluas akses, mendukung aktivitas ekonomi, dan mengurangi kesenjangan antarwilayah melalui pembangunan yang lebih terarah.

“Kami ingin setiap pembangunan memberikan dampak bagi masyarakat. Ketika konektivitas semakin baik, maka aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan peluang kesejahteraan masyarakat juga semakin terbuka,” pungkasnya.

Melalui penguatan infrastruktur Lumajang, Pemerintah Kabupaten Lumajang berupaya membangun konektivitas yang lebih kuat dari desa hingga pusat wilayah. Dengan akses yang semakin baik, pembangunan daerah diharapkan dapat berjalan lebih merata dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perbaikan Jalan Lumajang Mencapai Rp60 Miliar, Kok Bisa?

30 September 2026 - 08:41 WIB

29 Persen Jalan Tertangani, Lumajang Terus Percepat Perbaikan Infrastruktur

30 September 2026 - 07:32 WIB

110 Ruas Masuk Kategori Rusak Berat, Pemkab Lumajang Prioritaskan Tempeh-Gesang

30 September 2026 - 07:30 WIB

110 Ruas Jalan di Lumajang Rusak Berat, Total Panjang Jalan Kabupaten Capai 1.090 Kilometer

29 September 2026 - 17:12 WIB

Jalan Senduro-Kandangan Masuk Perencanaan 2026, Pengerjaan Disiapkan Oktober

29 September 2026 - 17:01 WIB

Ternak Dipamerkan, Ekonomi Ikut Bergerak: Kontes Ternak Lumajang Libatkan UMKM hingga Jasa Fotografi

28 September 2026 - 09:39 WIB

Trending di Daerah