Lumajang, – Bupati Lumajang Indah Amperawati menyatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir lahar hujan Gunung Semeru yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Lumajang, Senin (2/11/2026).
Menurut Indah, masyarakat telah melakukan antisipasi sejak awal sehingga dampak banjir lahar terhadap keselamatan warga dapat dicegah. Upaya mitigasi yang dilakukan masyarakat dinilai berjalan baik.
“Mitigasi untuk masyarakat terutama sudah baik, tidak ada korban. Termasuk efek dari pertambangan juga tidak ada korban. Masyarakat juga sudah melakukan antisipasi sejak awal, sehingga aman,” kata Indah, Selasa (3/11/2026).
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir lahar tersebut berdampak terhadap sejumlah infrastruktur yang sedang dibangun.
Indah mengatakan, pemeriksaan atau penghitungan kerusakan dilakukan terhadap sejumlah infrastruktur, termasuk bangunan pengendali lahar atau check dam di kawasan S2 dan S4, tepatnya di bawah Jembatan Besuk Kobokan.
“Ada beberapa infrastruktur yang sedang dibangun. Hari ini sedang dilakukan opname untuk mengetahui seberapa besar kerusakannya,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan