CSR Gizi Anak Lumajang 2025 untuk Masyarakat - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 4 Jun 2025 18:27 WIB ·

Sinergi Lintas Sektor untuk Anak Sehat


 Sinergi Lintas Sektor untuk Anak Sehat Perbesar

Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mendorong kolaborasi lintas sektor demi meningkatkan kualitas layanan dasar bagi anak-anak, terutama dalam pemenuhan gizi. Salah satu bentuk nyatanya terlihat dalam kegiatan penyaluran bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa Paket Tumbuh Kembang Anak, Rabu (4/6/2025), di Pendopo Arya Wiraraja.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan bahwa dunia usaha memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Peran serta dunia usaha sangat dibutuhkan untuk memperkuat layanan dasar, termasuk gizi anak. Kita tidak bisa bekerja sendiri. Butuh gotong royong untuk memastikan anak-anak kita tumbuh optimal,” ujar Bunda Indah.

300 Balita Terima Paket Gizi

Melalui program CSR, Indomaret dan PT Sari Husada (SGM) menyalurkan paket nutrisi berisi beras, telur, margarin, dan susu kepada 300 balita di Lumajang. Bantuan diserahkan langsung oleh perwakilan kedua perusahaan sebagai wujud komitmen mereka dalam mendukung kesehatan anak dan pembangunan berkelanjutan.

“Kami harap kontribusi ini bermanfaat dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam agenda kemanusiaan yang menyentuh masa depan bangsa,” ujar perwakilan perusahaan.

Edukasi dan Kolaborasi Berkelanjutan

Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga menjadi ruang edukatif bagi para ibu penerima manfaat. Para peserta mendapat pemahaman tentang pentingnya gizi seimbang dan pola asuh sejak dini, khususnya dalam 1.000 hari pertama kehidupan anak.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala Dinas Kesehatan P2KB, Kepala DPMPTSP, dan Kepala Diskopindag. Kehadiran lintas OPD menunjukkan dukungan menyeluruh terhadap gerakan penurunan stunting dan peningkatan kualitas hidup anak.

Membangun Masa Depan Bersama

Di akhir acara, Bunda Indah mengajak seluruh pihak untuk menjadikan kegiatan ini sebagai awal dari gerakan kolaboratif yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Kita sedang membangun masa depan Indonesia. Maka kita harus melakukannya bersama, dengan hati, dengan kepedulian, dan dengan aksi nyata,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

1.974 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Mengapa 286 Masih Diproses?

2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Terakhir Terlihat di Sekitar Makam, Warga Yosowilangun Diduga Tenggelam di Sungai Bondoyudo

1 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dari 864.599 Rekam Dinamis KTP, Baru 44.975 Warga Lumajang Gunakan IKD

30 September 2026 - 12:05 WIB

1.600 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Berapa yang Lolos Verifikasi?

30 September 2026 - 11:50 WIB

Perbaikan Jalan Lumajang Mencapai Rp60 Miliar, Kok Bisa?

30 September 2026 - 08:41 WIB

Trending di Daerah