Dukung Penegakan Hukum, HMI Lumajang Siap Kawal Proses Penyelidikan Curanmor - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Kriminal · 11 Agu 2025 19:03 WIB ·

Dukung Penegakan Hukum, HMI Lumajang Siap Kawal Proses Penyelidikan Curanmor


 Dukung Penegakan Hukum, HMI Lumajang Siap Kawal Proses Penyelidikan Curanmor Perbesar

Lumajang, – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Kabupaten Lumajang sempat menggemparkan media sosial setelah mendesak Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, untuk mundur dari jabatannya.

Desakan itu dilatarbelakangi kasus pencurian sepeda motor yang menimpa salah satu mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif di wilayah Lumajang.

Dalam sebuah video yang diunggah di platform Instagram dan Facebook pada Sabtu (9/8/25), Ketua Umum HMI Komisariat Lumajang, Intan, menyebut bahwa kepolisian gagal memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya terhadap mahasiswa yang sedang menjalankan pengabdian di desa.

Baca juga: Penantian Panjang Berakhir, Stasiun Klakah Resmi Jadi Stasiun Lumajang

“HMI se-Kabupaten Lumajang mendesak Kapolres Lumajang untuk mundur dari jabatannya karena telah meresahkan dan gagal memberikan rasa aman kepada masyarakat Lumajang,” ujar Intan dalam video tersebut.

Namun, hanya dua hari berselang, sikap HMI Lumajang mengalami perubahan drastis. Setelah melakukan audiensi dengan Kapolres Lumajang pada Senin (11/8/25), HMI justru menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah penyelidikan yang dilakukan kepolisian dalam mengungkap pelaku pencurian.

“Kami dari HMI Lumajang mendukung penuh Kapolres Lumajang untuk mengusut tuntas pelaku pencurian curanmor yang dialami peserta KKN Kolaboratif,” ujar Intan di Mapolres Lumajang usai audiensi.

Baca juga: Universitas Lumajang dan 7 Kampus Lain Tarik Mahasiswa KKN dari Lumajang

Meski enggan mengomentari lebih lanjut soal pernyataan desakan mundur sebelumnya, Intan menyampaikan bahwa HMI membawa tiga tuntutan utama dalam pertemuan tersebut. Pertama, meminta kepolisian mengusut tuntas kasus pencurian motor.

Kedua, mendorong transparansi kebijakan dan langkah penyelidikan dari pihak Polres. Ketiga, meminta Kapolres mengeluarkan pernyataan tegas di hadapan pers sebagai bentuk komitmen memberantas curanmor.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menyambut baik masukan dari HMI dan menyatakan bahwa penyelidikan masih terus berlangsung.

“Iya, tadi sudah audiensi. Intinya Polres Lumajang mendapat dukungan dari HMI untuk menindak tegas pelaku curanmor, apalagi ini menyasar adik-adik KKN. InsyaAllah kami mohon doanya agar segera tertangkap dan terungkap pelakunya,” ujar Alex.

Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Pelaku Curanmor Ditabrak Saat Kabur, Satu Tewas dan Polisi Temukan Riwayat Begal

4 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Kejari Lumajang Selidiki Bantuan Irigasi Rp8,6 Miliar, Tersangka Belum Ditetapkan

1 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Empat Pohon Mahoni Dipotong dengan Chain Saw di Hutan Produksi Klakah, Dua Warga Diamankan

22 September 2026 - 15:48 WIB

Curanmor di Ranuyoso Berujung Maut: Motor Dicuri, Pelaku Dikejar hingga Kecelakaan

22 September 2026 - 11:04 WIB

Dari RT hingga Kampus, Kekerasan Seksual di Lumajang Menghadapi Satu Masalah: Takut Melapor

18 September 2026 - 11:57 WIB

Satu Komponen Hilang, Penerangan Jalan Nogosari Lumajang Terganggu

17 September 2026 - 15:22 WIB

Trending di Kriminal