Imbas Ketegangan Timur Tengah, Dua Kloter Jemaah Haji Asal Banyuwangi Tertahan di Jeddah - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

International · 25 Jun 2025 11:09 WIB ·

Imbas Ketegangan Timur Tengah, Dua Kloter Jemaah Haji Asal Banyuwangi Tertahan di Jeddah


 Imbas Ketegangan Timur Tengah, Dua Kloter Jemaah Haji Asal Banyuwangi Tertahan di Jeddah Perbesar

Lensawarta.com, – Dampak ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kini mulai dirasakan oleh jemaah haji Indonesia.

Dua kelompok terbang (kloter) dari Debarkasi Surabaya, yakni kloter 43 dan 44 asal Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, harus menunda kepulangan ke Tanah Air menyusul ditutupnya Bandara Oman yang menjadi lokasi transit penerbangan.

Penutupan bandara dilakukan sebagai respons atas memburuknya situasi keamanan di wilayah udara sekitar, setelah terjadi serangan militer oleh Iran ke wilayah Qatar.

Akibatnya, maskapai Saudia Airlines mengambil keputusan untuk menunda penerbangan jemaah haji demi alasan keselamatan.

“Untuk informasi terkait dengan kloter 43 dan 44 Debarkasi Surabaya, memang tertunda keberangkatannya karena faktor keamanan,” ujar Sugiyo, Sekretaris PPIH Debarkasi Surabaya, saat ditemui di Asrama Haji Surabaya, Rabu (25/6/2025).

Sugiyo menjelaskan, sebanyak 751 jemaah haji dari dua kloter tersebut saat ini masih berada di Jeddah, Arab Saudi, menunggu kepastian jadwal penerbangan baru.

Kloter 43 terdiri dari 376 jemaah dan kloter 44 membawa 375 jemaah, seluruhnya berasal dari Banyuwangi.

Meski tertahan, Sugiyo memastikan seluruh jemaah dalam kondisi aman dan sehat. Pihak maskapai juga telah menyediakan fasilitas penginapan yang nyaman selama masa tunggu di Jeddah.

“Di sana dilayani dengan baik oleh maskapai Saudi Airlines, termasuk hotelnya mewah. Teman-teman jemaah kami kontak langsung, dan mereka menyampaikan bahwa pelayanannya bagus. Bahkan pasangan suami istri mendapat kamar satu, jadi bisa beristirahat bersama,” jelasnya.

PPIH Debarkasi Surabaya terus berkoordinasi dengan Kementerian Agama, maskapai, serta otoritas penerbangan untuk memastikan kelancaran proses pemulangan jemaah setelah situasi keamanan dinyatakan kondusif.

Sementara itu, PPIH mengimbau keluarga jemaah di Indonesia untuk tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang. Semua jemaah dipastikan dalam kondisi baik dan berada di bawah pengawasan petugas.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cegah Kepanikan, Pemkab Lumajang Perketat Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg

26 Maret 2026 - 09:36 WIB

Pengamanan Diperketat, Polisi Pastikan Wisata Tumpak Sewu Tetap Kondusif

24 Maret 2026 - 09:15 WIB

Agus Setiawan: Jika Konflik Global Meluas, Dampaknya Bisa Sampai ke Usaha Kecil di Daerah

14 Maret 2026 - 18:43 WIB

Ketua Kadin Lumajang: Pengusaha Mulai Pusing Hadapi Dampak Perang Iran–Israel

14 Maret 2026 - 18:27 WIB

Agus Setiawan, Jangan Ikut-Ikutan Panic Buying Jika Energi Mulai Langka

13 Maret 2026 - 18:33 WIB

Ketua Pemuda Pancasila Lumajang Ingatkan Dampak Perang Iran–Israel pada Sektor Energi

13 Maret 2026 - 17:53 WIB

Trending di International