Sapi Kurban Presiden Asal Lumajang Berprestasi - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 24 Mei 2026 12:13 WIB ·

Kang Jo Berbobot 1,1 Ton Jadi Kebanggaan Peternak Lumajang


 Kang Jo Berbobot 1,1 Ton Jadi Kebanggaan Peternak Lumajang Perbesar

Terpilihnya sapi asal Kabupaten Lumajang sebagai hewan kurban Presiden Republik Indonesia menjadi bukti berkembangnya potensi peternakan daerah. Keberhasilan tersebut menunjukkan kualitas ternak lokal mampu memenuhi standar nasional melalui pemeliharaan yang baik dan ketekunan peternak.

Sapi jenis metal cross bernama “Kang Jo” milik Reyhan, peternak asal Desa Sukosari, Kabupaten Lumajang, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Iduladha 2026.

Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi peternak lokal sekaligus memperlihatkan potensi besar sektor peternakan Lumajang.

Hasil Perawatan Intensif

Reyhan mengaku bersyukur dan bangga karena sapi yang selama ini dirawat secara intensif berhasil terpilih sebagai hewan kurban Presiden.

“Alhamdulillah sangat bangga dan senang, karena ini menjadi bentuk hasil usaha dan perawatan yang selama ini kami lakukan,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).

Sapi Kang Jo memiliki bobot mencapai 1 ton 144 kilogram. Reyhan merawat ternak tersebut dengan pengaturan pola pakan, menjaga kebersihan kandang, dan memantau kesehatan sapi secara berkala.

Menurutnya, perawatan rutin menjadi kunci agar ternak dapat tumbuh sehat dan optimal.

Angkat Potensi Peternakan Lokal

Terpilihnya Kang Jo menunjukkan bahwa kualitas peternakan tidak hanya ditentukan oleh ukuran ternak. Ketelatenan peternak dalam menjaga pola pemeliharaan juga menjadi faktor penting dalam menghasilkan ternak berkualitas.

Keberhasilan tersebut sekaligus membuktikan peternak lokal memiliki peluang besar untuk menghasilkan ternak yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Selain menjadi kebanggaan bagi Reyhan, capaian tersebut diharapkan mampu memotivasi peternak lain di Lumajang untuk terus meningkatkan kualitas pemeliharaan ternak.

Dorong Penguatan Ekonomi Peternak

Sektor peternakan dinilai memiliki potensi besar sebagai penopang ekonomi masyarakat. Karena itu, peningkatan kualitas ternak dan kemampuan peternak menjadi bagian penting dalam pengembangan ekonomi daerah.

Keberhasilan sapi asal Lumajang menjadi hewan kurban Presiden juga menunjukkan bahwa pembangunan sektor peternakan tidak hanya berfokus pada jumlah produksi. Penguatan kualitas sumber daya peternak dan pengelolaan ternak berkelanjutan juga menjadi faktor utama.

Melalui capaian tersebut, potensi peternakan Lumajang diharapkan semakin dikenal dan mampu memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

25 Truk Ditindak di Pasirian, Polisi Temukan Pelanggaran Jam Operasional dan SIM

15 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Kades Selok Anyar Sebut Kabar Sumpah Pocong Salah Total, Ini Penjelasannya

15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Satresnarkoba Lumajang Janjikan Razia Berkala di Tempat Hiburan Malam

15 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Satu Nelayan Hilang setelah Perahu Terbalik di Perairan Selatan Lumajang

15 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Kecelakaan Beruntun di Lumajang, Satu Orang Luka dan Kerugian Rp 30 Juta

15 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Cerita Desa Sangat Penting, Diskominfo Lumajang Dorong Pegiat Seni Berbagi Informasi

15 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Trending di Daerah