Kasus Jantung di Lumajang Melonjak Hingga 3.313 Pada Tahun 2025 - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Kesehatan dan Olah Raga · 7 Jul 2026 11:21 WIB ·

Kasus Jantung di Lumajang Melonjak Hingga 3.313 Pada Tahun 2025


 Kasus Jantung di Lumajang Melonjak Hingga 3.313 Pada Tahun 2025 Perbesar

Lumajang, – Lonjakan kasus penyakit jantung di Kabupaten Lumajang dalam setahun terakhir dinilai menjadi peringatan bagi layanan kesehatan daerah.

Direktur RSUD Dr. Haryoto Lumajang, dr. Wawan Arwijanto, mengatakan percepatan operasional layanan catheterization laboratory (Cath Lab) menjadi kebutuhan mendesak agar pasien serangan jantung tidak kehilangan waktu penanganan akibat harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.

Menurut Wawan, data RSUD Dr. Haryoto menunjukkan tren peningkatan kasus yang signifikan sepanjang 2025. Kunjungan Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk kasus penyakit jantung meningkat dari 1.264 kasus pada 2024 menjadi 3.313 kasus pada 2025. Adapun kasus Acute Coronary Syndrome (ACS) bertambah dari 171 kasus menjadi 385 kasus.

“Data yang kami miliki menunjukkan lonjakan yang luar biasa. Kunjungan IGD untuk kasus jantung meningkat dari 1.264 kasus pada tahun 2024 menjadi 3.313 kasus pada tahun 2025. Sementara kasus Acute Coronary Syndrome (ACS) naik dari 171 menjadi 385 kasus. Ini bukan sekadar angka, tetapi menggambarkan semakin banyak masyarakat yang membutuhkan pertolongan cepat,” kata dia, Selasa (7/7/2026).

Ia mengatakan peningkatan jumlah pasien tersebut menjadi dasar perlunya layanan Cath Lab segera dioperasikan di RSUD Dr. Haryoto. Menurut dia, pasien serangan jantung memiliki waktu penanganan yang sangat terbatas sehingga proses rujukan ke rumah sakit di luar daerah berpotensi mengurangi peluang keselamatan pasien.

“Kami tidak ingin masyarakat Lumajang kehilangan waktu emas karena harus dirujuk ke luar daerah. Setiap menit sangat menentukan keselamatan pasien serangan jantung. Dengan hadirnya Cath Lab, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga peluang pasien untuk selamat juga semakin besar,” ujarnya.

Wawan mengatakan persiapan operasional Cath Lab terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan proctorship yang berlangsung pada 28-29 Juni 2026 dengan pendampingan dari Kementerian Kesehatan, tim RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, serta RSUD Dr. Saiful Anwar.

Menurut dia, pendampingan tersebut bertujuan memastikan kesiapan sumber daya manusia, sistem pelayanan, hingga standar keselamatan pasien sebelum layanan Cath Lab dioperasikan secara penuh.

Selain itu, penandatanganan kerja sama jejaring pelayanan jantung yang melibatkan 39 rumah sakit di Jawa Timur dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem rujukan sekaligus memperluas pemerataan layanan penyakit jantung di daerah.

“Kami optimistis kolaborasi ini akan mempercepat peningkatan mutu pelayanan jantung di Jawa Timur, khususnya di Lumajang. Tujuan akhirnya sederhana, yaitu memastikan masyarakat mendapatkan layanan jantung yang cepat, berkualitas, dan tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk memperoleh tindakan penyelamatan nyawa,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satu Jam di Lingkungan Warga, Bhabinkamtibmas Tompokersan Ajak Warga Cegah DBD dari Rumah

25 September 2026 - 10:05 WIB

192 Balita di Lumajang Terserang Pneumonia pada Agustus 2026

25 September 2026 - 09:02 WIB

Kasus ISPA Lumajang Turun Setelah April, tapi Juli Kembali Naik 4.821 Kasus

23 September 2026 - 09:48 WIB

Disabilitas Lampaui Batas, Ria Yulianti Bawa Harapan Lumajang ke Asian Para Games

13 September 2026 - 12:15 WIB

RSUD dr Haryoto: BPJS dan Umum Hanya Beda Cara Bayar, Bagaimana Memastikan Layanannya Setara?

4 September 2026 - 08:51 WIB

Anak Susah Makan hingga Takut Nasi, Allia Kids Buka Layanan Pendampingan di Lumajang

31 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Trending di Kesehatan dan Olah Raga