Keluarga Pasien Meninggal di RSUD Haryoto: Setelah Meninggal Tak Ada Penjelasan dari Rumah Sakit - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 10 Agu 2026 19:37 WIB ·

Keluarga Pasien Meninggal di RSUD Haryoto: Setelah Meninggal Tak Ada Penjelasan dari Rumah Sakit


 Keluarga Pasien Meninggal di RSUD Haryoto: Setelah Meninggal Tak Ada Penjelasan dari Rumah Sakit Perbesar

Lumajang, – Keluarga pasien yang meninggal di RSUD dr Haryoto Lumajang menyoroti pelayanan rumah sakit dan mengaku tidak mendapatkan penjelasan setelah pasien meninggal dunia.

Pasien bernama Sarah (55), warga Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, meninggal setelah menjalani perawatan di RSUD dr Haryoto Lumajang.

Anak pasien, Samsul Arifin, mengatakan ibunya masuk ke RSUD dr Haryoto pada Kamis dini hari, 6 Agustus 2026, sekitar pukul 01.00 WIB.
Menurut Samsul, keluarga sempat meminta ruang perawatan utama.

Namun, ruangan tersebut disebut penuh. Keluarga juga sempat menanyakan ruang VIP, tetapi kondisinya juga penuh.

Keluarga kemudian mendapat informasi hanya ada satu kamar yang tersedia di Ruang Melati.

“Nanti kalau kamu mau, tak bookingkan yang utama. Kalau di utama ini bisa pilih dokter, kalau Melati tidak bisa,” ujar Samsul menirukan penjelasan yang diterima keluarga, Senin (10/8/2026).

Pasien akhirnya dirawat di Ruang Melati.
Namun, setelah pasien meninggal dunia, Samsul mengatakan keluarga tidak mendapatkan penjelasan dari pihak rumah sakit mengenai kondisi maupun pelayanan yang diberikan kepada ibunya.

“Setelah meninggal dari pihak rumah sakit tidak memberikan penjelasan sama sekali,” kata Samsul.

Direktur RSUD dr Haryoto Lumajang, dr. Wawan Arwijanto, membenarkan pasien yang menjadi sorotan tersebut memang menjalani perawatan dan meninggal dunia di rumah sakit.

Wawan mengatakan RSUD dr Haryoto merupakan rumah sakit rujukan di Kabupaten Lumajang. Karena itu, menurut dia, sebagian besar pasien yang ditangani merupakan pasien dengan kondisi berat.

Ia mengatakan tenaga medis hanya dapat memberikan pelayanan sesuai standar dan kondisi klinis pasien. Adapun hasil akhir pengobatan, menurut Wawan, tidak sepenuhnya dapat dipastikan.

Wawan juga membenarkan pasien meninggal dunia di Ruang Melati. Namun, ia menyampaikan mengenai pelayanan rumah sakit dapat berbeda bergantung pada sudut pandang masing-masing.

“Itu tergantung cara pandang masing-masing. Ada dokter jaga 24 jam, bahkan dua orang dokter. Perawat juga tersedia di masing-masing ruangan. Dokter penanggung jawab pasien melakukan kontrol sesuai bidang spesialisasinya,” kata Wawan.

Artikel ini telah dibaca 129 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

1.974 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Mengapa 286 Masih Diproses?

2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Terakhir Terlihat di Sekitar Makam, Warga Yosowilangun Diduga Tenggelam di Sungai Bondoyudo

1 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dari 864.599 Rekam Dinamis KTP, Baru 44.975 Warga Lumajang Gunakan IKD

30 September 2026 - 12:05 WIB

1.600 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Berapa yang Lolos Verifikasi?

30 September 2026 - 11:50 WIB

Perbaikan Jalan Lumajang Mencapai Rp60 Miliar, Kok Bisa?

30 September 2026 - 08:41 WIB

Trending di Daerah