Korlap Aksi Solidaritas: Kericuhan Dipicu Penyusup, Bukan Massa Kami - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 31 Agu 2025 10:46 WIB ·

Korlap Aksi Solidaritas: Kericuhan Dipicu Penyusup, Bukan Massa Kami


 Korlap Aksi Solidaritas: Kericuhan Dipicu Penyusup, Bukan Massa Kami Perbesar

Lumajang, – Koordinator lapangan aksi solidaritas untuk almarhum Affan Kurniawan, Nibras, menegaskan bahwa kericuhan yang terjadi di depan Mapolres Lumajang bukan disebabkan oleh peserta aksi, melainkan oleh penyusup yang tidak dikenal.

Aksi yang awalnya berlangsung damai pada Sabtu malam (30/8/25), digelar sebagai bentuk belasungkawa atas wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal dunia setelah diduga dilindas kendaraan taktis (rantis) saat unjuk rasa sebelumnya.

Baca juga: Campak Belum Menyebar, Lumajang Heran Masuk Kategori KLB Nasional

Sekitar 60 orang massa aksi berkumpul sambil menyalakan lilin dan menggelar doa bersama, termasuk melaksanakan salat gaib. Namun, ketenangan berubah menjadi kericuhan ketika suar dinyalakan dan botol air mineral dilempar ke arah barisan polisi.

Baca juga: Dari Lereng Semeru untuk Indonesia, Senduro Hadirkan Festival Budaya Nasional

Koordinator aksi, Nibras, dengan tegas menyatakan bahwa pelaku pelemparan bukan bagian dari massa yang ia koordinasikan.

“Sebenarnya itu penyusup. Kita tadi hanya 60 orang dan sudah berkumpul. Yang melempar itu berdiri di belakang dan awalnya bersembunyi di balik tulisan Alun-alun Lumajang,” kata Nibras kepada wartawan.

Menurutnya, sejak awal orang-orang yang memicu keributan tidak terlibat dalam agenda aksi damai yang telah dirancang. Ia menyayangkan adanya pihak yang merusak suasana dengan tindakan provokatif.

“Mereka tidak ikut doa bersama, tidak duduk bersama kami. Jelas mereka bukan dari barisan kami,” tegasnya.

Nibras menyebut, pasca kericuhan, pihaknya segera melakukan konsolidasi untuk memastikan tidak ada peserta aksi damai yang menjadi korban salah tangkap oleh aparat.

“Kami mau konsolidasi dulu agar memastikan anggota kami lengkap dan tidak ada yang diamankan secara keliru,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menyampaikan bahwa kericuhan terjadi saat aksi mulai membubarkan diri. Polisi menduga kuat ada penyusup yang memprovokasi massa.

“Saya yakin itu penyusup. Tadi aksinya damai, lalu tiba-tiba ada yang melempar botol ke arah kami. Kami sudah amankan empat orang dan akan dalami secara prosedural,” kata Alex.

Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengamanan Mudik Lebaran di Lumajang, Patroli Rumah Kosong hingga Pos Pelayanan Terpadu

13 Maret 2026 - 16:14 WIB

Kesiapan Pemda Lumajang Saat Lebaran, Bupati Indah Standby Pantau Arus Mudik dan Pelayanan

13 Maret 2026 - 09:39 WIB

Tanpa Libur, Petugas Pemkab Lumajang Siap Layani Masyarakat Saat Mudik

13 Maret 2026 - 09:17 WIB

Operasi Ketupat 2026 Berlangsung 13–29 Maret, Ratusan Personel Siaga di Lumajang

13 Maret 2026 - 08:55 WIB

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Belum Digarap, AHY: Tuntaskan Masalah KCJB Dulu

12 Maret 2026 - 18:37 WIB

Pantau Langsung Jalan Rusak, Indah Amperawati Kerahkan Tim Aspal Keliling

12 Maret 2026 - 16:54 WIB

Trending di Nasional