Aplikasi e-Stunting Lumajang untuk Gizi Buruk - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 11 Jul 2025 09:51 WIB ·

Lumajang Luncurkan Aplikasi e-Stunting untuk Percepat Penanganan Gizi Anak


 Lumajang Luncurkan Aplikasi e-Stunting untuk Percepat Penanganan Gizi Anak Perbesar

Pemerintah Kabupaten Lumajang mempercepat penanganan stunting dengan meluncurkan aplikasi e-Stunting. Aplikasi ini merupakan hasil kolaborasi Dinas Kominfo dan Dinas Kesehatan P2KB. Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan data lintas sektor secara real-time.

Pemkab membahas aplikasi ini dalam Rapat Koordinasi Reformasi Birokrasi Tematik Digitalisasi, Rabu (9/7/2025), di Ruang Khresna, Kantor Diskominfo Lumajang.

Kepala Dinas Kominfo, Mustaqim, menyatakan bahwa sistem baru ini mempermudah proses analisis dan pengambilan keputusan. Ia menegaskan bahwa aplikasi e-Stunting akan mempercepat kerja pemerintah dalam mengatasi gizi buruk.

“Selama ini data stunting tersebar di berbagai platform dan lambat diperbarui. Aplikasi ini menyatukan semuanya,” ujar Mustaqim.

Saat ini, Pemkab mengujicobakan aplikasi tersebut di dua kecamatan: Lumajang dan Tempeh. Sistem ini mendukung integrasi dengan e-PPGBM serta aplikasi lokal seperti SILISOS.

Setelah evaluasi pada triwulan IV 2025, Pemkab menargetkan aplikasi ini dapat digunakan secara penuh di seluruh kecamatan mulai 2026.

e-Stunting juga menampilkan data visual berbasis dashboard. Fitur ini memungkinkan pimpinan daerah memantau kondisi stunting dan gizi buruk per wilayah dengan cepat.

“Digitalisasi bukan hanya soal teknologi. Ini soal bagaimana pemerintah bisa lebih cepat, akurat, dan peduli,” tutup Mustaqim.

Dengan peluncuran e-Stunting, Lumajang menunjukkan langkah nyata membangun sistem penanganan stunting yang modern, berbasis data, dan lintas sektor.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari 864.599 Rekam Dinamis KTP, Baru 44.975 Warga Lumajang Gunakan IKD

30 September 2026 - 12:05 WIB

1.600 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Berapa yang Lolos Verifikasi?

30 September 2026 - 11:50 WIB

Perbaikan Jalan Lumajang Mencapai Rp60 Miliar, Kok Bisa?

30 September 2026 - 08:41 WIB

29 Persen Jalan Tertangani, Lumajang Terus Percepat Perbaikan Infrastruktur

30 September 2026 - 07:32 WIB

110 Ruas Masuk Kategori Rusak Berat, Pemkab Lumajang Prioritaskan Tempeh-Gesang

30 September 2026 - 07:30 WIB

110 Ruas Jalan di Lumajang Rusak Berat, Total Panjang Jalan Kabupaten Capai 1.090 Kilometer

29 September 2026 - 17:12 WIB

Trending di Daerah