Lumajang, – Video Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lumajang yang menampilkan menu roti, jambu, dan telor menjadi viral di media sosial.
Video yang diunggah akun Instagram @kelumajang pada Senin (23/2/2026) itu telah ditonton lebih dari 314 ribu kali, memicu komentar netizen yang menilai menu terlalu sederhana dan mahal.
Dalam kolom komentar, sejumlah netizen mempertanyakan harga per porsi yang disebut mencapai Rp 15.000, padahal isinya dinilai minimal. “Kebacut mbatine dapur SPPG iki,” tulis salah satu akun, menyoroti dugaan keuntungan berlebihan dari pihak penyelenggara.
Menanggapi kritik ini, mitra SPPG Rogotrunan, Nico Valentino Wijaya atau Chiko, menjelaskan fakta sebenarnya. Menurutnya, harga bahan baku untuk porsi TK hingga SD kelas 1–3 adalah Rp 8.000, sedangkan untuk SD kelas 4 hingga SMA Rp 10.000 per porsi.
Sementara menu yang viral berisi roti, jambu, dan telor memiliki total biaya hanya Rp 7.000. “Tidak benar kalau menu MBG harganya Rp 15.000. Biaya bahan baku memang rendah karena kami mengatur porsinya untuk target gizi anak-anak,” jelas Chiko, Rabu (25/2/2026).
Ia menambahkan, sisa Rp 1.000 dari anggaran per porsi dialokasikan untuk menu hari berikutnya agar variasi makanan tetap terjaga. Pada Selasa kemarin, kata dia, menu MBG terdiri dari roti Rp 2.500, susu Rp 3.500, kacang Rp 1.500, dan kurma Rp 2.000, dengan tambahan biaya pribadi mitra sekitar Rp 500 per penerima manfaat yang jumlahnya sekitar 3.000 anak.
“Kalau mitra sudah mengeluarkan uang pribadi, apakah netizen akan mengapresiasi? Enggak juga. Tapi kami terbuka agar masyarakat tahu alokasi anggaran kami,” ujarnya.
Program MBG ini diberikan kepada siswa TK hingga SMA di wilayah Rogotrunan sebagai bagian dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan bergizi selama Ramadan.
Tinggalkan Balasan