Musim Hujan Datang, Lumajang Waspadai Longsor di Daerah Rawan Pegunungan - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 3 Nov 2025 11:12 WIB ·

Musim Hujan Datang, Lumajang Waspadai Longsor di Daerah Rawan Pegunungan


 Musim Hujan Datang, Lumajang Waspadai Longsor di Daerah Rawan Pegunungan Perbesar

Lumajang, – Memasuki awal musim hujan, potensi bencana tanah longsor mulai mengintai wilayah pegunungan di Kabupaten Lumajang. Salah satunya terjadi di Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, pada Minggu (2/11/2025), setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Peristiwa longsor yang menutup sebagian badan jalan desa itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama di daerah dengan lereng curam dan kondisi tanah jenuh air.

Baca juga:Kasus Lumajang Jadi Peringatan, Anak di Bawah Asuhan Keluarga Rentan Jadi Korban Kekerasan Seksual

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, menjelaskan intensitas hujan tinggi di wilayah pegunungan menjadi faktor utama penyebab pergerakan tanah.

“Kondisi tanah di Pronojiwo dan sekitarnya sudah jenuh air. Ini meningkatkan risiko longsor, terutama di daerah dengan kemiringan lereng yang tajam,” kata Yudhi, Senin (3/11/2025).

Baca juga:Hujan Ekstrem Tiga Hari, Ribuan Warga Lumajang Terjebak Banjir di Tiga Kecamatan

Menurutnya, tim BPBD langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan asesmen lapangan dan pembersihan material bersama perangkat desa serta relawan. Meski akses jalan sempat tertutup sebagian, saat ini jalur tersebut sudah bisa dilalui dengan hati-hati.

Selain Pronojiwo, Yudhi menyebut beberapa kecamatan lain di Lumajang juga berpotensi mengalami bencana serupa, seperti Candipuro, Tempursari, Gucialit, dan Pasrujambe.

“Kami sudah memasang peringatan dini di sejumlah titik rawan longsor. Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika melihat retakan di tanah atau tebing,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Polsek Lumajang Kota Perkuat Layanan 110, Permudah Masyarakat Mendapatkan Bantuan Polisi

5 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

1.974 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Mengapa 286 Masih Diproses?

2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Terakhir Terlihat di Sekitar Makam, Warga Yosowilangun Diduga Tenggelam di Sungai Bondoyudo

1 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Trending di Daerah