PDIP Ingatkan Pentingnya Solidaritas Warga di Tengah Arus Informasi Digital - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 13 Mei 2026 09:04 WIB ·

PDIP Ingatkan Pentingnya Solidaritas Warga di Tengah Arus Informasi Digital


 PDIP Ingatkan Pentingnya Solidaritas Warga di Tengah Arus Informasi Digital Perbesar

Lumajang, – PDI Perjuangan mengajak masyarakat kembali memperkuat budaya saling menjaga lingkungan sebagai bagian dari sistem keamanan sosial berbasis gotong royong di tengah derasnya arus informasi digital.

Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris PDI Perjuangan, Yudha Adji Kusuma, sebagai upaya membangun ketenangan masyarakat sekaligus memperkuat keamanan dari lingkungan terkecil.

Menurut Yudha, keamanan wilayah tidak hanya bertumpu pada aparat maupun sarana pendukung. Lingkungan yang warganya saling mengenal dan aktif menjaga dinilai lebih cepat merespons persoalan sosial yang muncul.

“Keamanan paling kuat sebenarnya lahir dari masyarakat yang saling peduli. Ketika warga saling menjaga lingkungannya, rasa aman akan tumbuh bersama,” katanya, Rabu (13/5/2026).

Ia menjelaskan, budaya saling menjaga selama ini menjadi modal sosial masyarakat, baik di desa maupun perkotaan di Kabupaten Lumajang. Kebiasaan memperhatikan kondisi sekitar, mengenali aktivitas yang tidak biasa, hingga saling memberi informasi dinilai efektif mencegah gangguan ketertiban.

Menurut dia, partisipasi masyarakat menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman karena warga merupakan pihak yang paling dekat dengan kondisi lapangan sehari-hari.

“Kalau masyarakat saling mengenal, saling peduli, dan cepat berkomunikasi, maka banyak persoalan bisa diketahui lebih awal. Inilah yang ingin kita bangun kembali,” katanya.

Yudha menambahkan, penguatan budaya sosial juga penting dilakukan di tengah derasnya arus informasi digital. Di saat berbagai informasi mudah menyebar, masyarakat diminta tetap menjaga ketenangan dan memperkuat solidaritas lingkungan.

Sebagai dukungan, pemerintah daerah juga mempercepat pemasangan penerangan jalan umum dan CCTV di sejumlah dusun. Namun, menurutnya, infrastruktur tersebut hanya menjadi alat bantu dalam mendukung keamanan lingkungan.

“CCTV dan lampu jalan membantu pengawasan, tetapi keamanan yang paling utama tetap dibangun oleh kepedulian warga. Semangat gotong royong itu yang harus terus dijaga,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

1.974 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Mengapa 286 Masih Diproses?

2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Terakhir Terlihat di Sekitar Makam, Warga Yosowilangun Diduga Tenggelam di Sungai Bondoyudo

1 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dari 864.599 Rekam Dinamis KTP, Baru 44.975 Warga Lumajang Gunakan IKD

30 September 2026 - 12:05 WIB

1.600 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Berapa yang Lolos Verifikasi?

30 September 2026 - 11:50 WIB

Perbaikan Jalan Lumajang Mencapai Rp60 Miliar, Kok Bisa?

30 September 2026 - 08:41 WIB

Trending di Daerah