Pendidikan Karakter Inklusif Lumajang untuk Semua - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 15 Jun 2025 14:59 WIB ·

Pendidikan Karakter dan Inklusi Sosial Jadi Nafas Baru Sekolah di Lumajang


 Pendidikan Karakter dan Inklusi Sosial Jadi Nafas Baru Sekolah di Lumajang Perbesar

Pemerintah Kabupaten Lumajang mengambil langkah konkret untuk mewujudkan pendidikan yang merata dan inklusif. Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), meluncurkan Program Kemitraan Inovasi Pendidikan di Hall Alka Caffe pada Kamis (12/6/2025). Program ini bertujuan untuk memastikan seluruh anak memiliki hak yang sama dalam mengakses pendidikan berkualitas. Hal ini termasuk anak dari keluarga prasejahtera, penyandang disabilitas, dan mereka yang tinggal di daerah terpencil.

Sebagai bentuk kepedulian, Bunda Indah menegaskan bahwa semua anak di Lumajang, tanpa kecuali, harus mendapatkan kesempatan belajar yang setara. Selain itu, ia menyoroti bahwa latar belakang ekonomi, budaya, atau lokasi geografis tidak boleh menjadi penghalang utama. Ia menyampaikan bahwa pendidikan seharusnya tidak hanya berfungsi sebagai alat transfer pengetahuan. Lebih dari itu, pendidikan merupakan proses pembentukan karakter, keterampilan hidup, dan kesadaran sosial sejak dini.

Anak-anak, menurut Bunda Indah, perlu tumbuh dalam sistem pendidikan yang sehat, ramah, dan menghargai keberagaman. Selain membangun kepercayaan diri, pendidikan juga harus mendorong empati dan toleransi. Oleh karena itu, Lumajang berusaha keras membentuk ekosistem belajar yang lebih manusiawi dan menyeluruh.

Program ini juga menyasar isu-isu strategis yang tengah dihadapi dunia pendidikan. Misalnya, kesetaraan gender, inklusi sosial, dan respons terhadap perubahan iklim menjadi bagian penting dari pendekatan kurikulum yang baru. Dengan demikian, pemerintah daerah tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap tantangan masa depan.

Lebih lanjut, dalam acara peluncuran ini hadir berbagai pemangku kepentingan dan mitra pembangunan. Salah satunya adalah Adri Budi Sulistyo, selaku Provincial Manager INOVASI Jawa Timur. Ia menekankan bahwa kerja sama lintas sektor menjadi kunci utama untuk menjawab persoalan pendidikan. Selain berbagi praktik baik, setiap daerah juga perlu belajar dari pengalaman satu sama lain.

Sebagai hasilnya, pendekatan kolaboratif ini diharapkan bisa menjadikan Lumajang sebagai model daerah dalam menyatukan kebijakan, kurikulum, dan praktik pembelajaran. Tujuannya bukan hanya mencetak lulusan unggul secara akademik, tetapi juga membentuk generasi muda yang inklusif, tangguh, dan siap menghadapi masa depan dengan percaya diri.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Saat Sumur Mengering, Warga Lumajang Terpaksa Membeli Air Rp 160 Ribu

11 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Karnaval Kandangtepus Lumajang Sajikan Tarian Tradisional dari Sabang hingga Merauke

10 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Bupati Sebut Bonus Asian Games, Emas Rp50 Juta dan Perunggu Rp30 Juta

9 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Peringati HUT ke-54, Desa Jatigono Lumajang Gelar Pawai dan Grebeg Gunungan

9 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Truk Hino Tanpa STNK dan SIM Terlibat Kecelakaan di Candipuro Lumajang

8 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wabup Lumajang Dorong Masjid Nurul Huda Jadi Pusat Pendidikan Al-Qur’an Anak

8 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Trending di Daerah