Prestasi Yang Gemilang Telah Diukir Oleh Seorang Atlet Gantole Yang Berasal Dari Desa Petahunan Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Kesehatan dan Olah Raga · 8 Feb 2024 11:21 WIB ·

Prestasi Yang Gemilang Telah Diukir Oleh Seorang Atlet Gantole Yang Berasal Dari Desa Petahunan Lumajang


 Foto : Dok. KIM Desa Petahunan-lmj Perbesar

Foto : Dok. KIM Desa Petahunan-lmj

Lumajang – Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur – Di balik kedamaian alam Desa Petahunan, terdapat seorang atlet gantole yang telah mengukir prestasi gemilang di berbagai ajang perlombaan nasional.

Muhammad Abdul Muhid, yang akrab dipanggil Mas Muhid, telah menorehkan jejak prestasi yang mengagumkan dengan koleksi medali dan plakat prestisius yang memenuhi ruang tamunya.

Ilustrasi Foto Berbasis AI : TIm Lensa Warta

Ilustrasi Foto Berbasis AI : TIm Lensa Warta

Sejak terjun ke dunia olahraga gantole, Mas Muhid telah menunjukkan keberhasilannya dalam berbagai kompetisi, mulai dari Kejuaraan Nasional (KEJURNAS), PON Jawa Barat, PON Jawa Timur, hingga Pekan Olahraga Provinsi (PORProv) Jawa Timur. Prestasinya yang gemilang tidaklah diraih secara kebetulan semata.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Lumajang Hari Ini Siang Hingga Petang

Salah satu pencapaian luar biasa Mas Muhid adalah pada KASAU CUP tahun 2019, di mana ia berhasil meraih gelar Juara 1 dalam kategori Ketepatan Mendarat. Prestasi tersebut semakin bersinar dengan raihan Juara 1 Ketepatan Mendarat Beregu, Juara 2 Durasi Lama Terbang, dan Juara 2 Sambar Pita pada ajang PORProv Jatim 2022.

Dalam pertemuan di kediamannya pada Rabu (7/2/2024), Mas Muhid dengan bangga memperlihatkan plakat dan medali yang menjadi bukti pencapaian gemilangnya dalam dunia gantole. “Setiap medali dan plakat ini memiliki cerita dan kenangan tersendiri bagi saya,” ungkapnya dengan senyum.

Saat ini, fokus Mas Muhid tidak hanya terpaku pada prestasi masa lalunya, tetapi juga pada persiapannya menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh 2024. Sebagai perwakilan atlet gantole Jawa Timur, Mas Muhid bertekad untuk memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama daerahnya.

Baca Juga: Harga Emas Antam Lagi Turun Rp9.000, Waktu Yang Tepat Borong Emas!

Desa Petahunan, yang menjadi tempat kelahiran Mas Muhid, semakin menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda. Semua harapan tertuju pada Mas Muhid, yang tidak hanya menjadi pahlawan di arena gantole, tetapi juga membawa semangat dan kebanggaan bagi warganya di panggung nasional.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Banjir Lahar Kembali Terjadi di Lumajang, Penambang Diminta Patuhi Arahan Petugas

18 Februari 2026 - 17:47 WIB

Banjir Lahar Hujan Kembali Terjang Lumajang, Warga Nekat Seberangi Sungai

18 Februari 2026 - 17:26 WIB

900 Warga Antre Operasi Katarak, Layanan Mata di Lumajang Terbatas

18 Februari 2026 - 08:31 WIB

Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Yang Terjadi di Gondoruso Bau Belerang

17 Februari 2026 - 20:36 WIB

Sudah Dinormalisasi, Sungai Tetap Tak Mampu Bendung Lahar Semeru

17 Februari 2026 - 20:27 WIB

Kepanikan di Atas Jembatan, Warga Berlarian Saat Lahar Semeru Meluap

17 Februari 2026 - 20:22 WIB

Trending di Nasional