Puja-puji Media Australia Sebut Timnas Indonesia 'Raksasa yang Tertidur' di Asia - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

International · 19 Mar 2025 16:46 WIB ·

Puja-puji Media Australia Sebut Timnas Indonesia ‘Raksasa yang Tertidur’ di Asia


 Puja-puji Media Australia Sebut Timnas Indonesia ‘Raksasa yang Tertidur’ di Asia Perbesar

Lensa Warta – Duel panas akan tersaji antara Australia vs Indonesia dalam laga lanjutan Kualifikasi Round 3 Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Tepatnya, Timnas Indonesia akan menghadapi Australia pada matchday ketujuh Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Allianz, Sydney, pada Kamis, 20 Maret 2025 pukul 16.10 WIB.

Pada laga kali ini, Indonesia mendapatkan tambahan kekuatan dengan kehadiran empat pemain baru. Mereka adalah Ole Romeny, Emil Audero, Joey Pelupessy, dan Dean James.

Keempat pemain naturalisasi tersebut baru saja disahkan sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) pada Maret 2025.

Berkaca dari kekuatan skuad Timnas Indonesia yang kian bertambah jelang laga kontra Australia, tidak terlepas dari program naturalisasi yang dipimpin Ketua PSSI, Erick Thohir.

Hal ini menuai sorotan khusus Media Australia, Sydney Morning Herald yang menyebut Erick Thohir sebagai sosok yang berambisi untuk membawa Garuda mendunia.

Media Australia itu bahkan tak segan menyebut Timnas Indonesia sebagai raksasa yang tertidur sebenarnya di Asia.

“Raksasa tertidur di Asia yang sebenarnya ada di sebelah utara kita (Indonesia), tim yang menjadi pesaing Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026,” begitu pernyataan Sydney Morning Herald dalam artikel yang tayang pada Rabu, 19 Maret 2025.

Di sisi lain, Media Australia itu menyebut Indonesia memiliki gairah sepak bola yang tinggi, namun dahulu belum pernah sebanding dengan keahlian mereka.

“Indonesia, penduduknya tergila-gila pada permainan (sepak bola) ini. Masalahnya, gairah mereka tidak pernah sebanding dengan kecakapan mereka,” tutur Sydney Morning Herald.

“Kini, proyek naturalisasi Indonesia telah berlangsung, dan dipercepat secara dramatis sejak 2023 oleh Erick Thohir, sang pemimpin PSSI,” tandas Media asal Australia itu.*

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Agus Setiawan: Jika Konflik Global Meluas, Dampaknya Bisa Sampai ke Usaha Kecil di Daerah

14 Maret 2026 - 18:43 WIB

Ketua Kadin Lumajang: Pengusaha Mulai Pusing Hadapi Dampak Perang Iran–Israel

14 Maret 2026 - 18:27 WIB

Agus Setiawan, Jangan Ikut-Ikutan Panic Buying Jika Energi Mulai Langka

13 Maret 2026 - 18:33 WIB

Ketua Pemuda Pancasila Lumajang Ingatkan Dampak Perang Iran–Israel pada Sektor Energi

13 Maret 2026 - 17:53 WIB

Menuju Porprov Jatim 2027, KONI dan IMI Lumajang Genjot Latihan Atlet Road Race

9 Maret 2026 - 09:58 WIB

Deru Mesin dari Lumajang, Kisah Candra Hermawan Menaklukkan Sirkuit Asia

9 Maret 2026 - 08:26 WIB

Trending di International