ASN Purna Tugas Lumajang: Makna dan Pengabdian - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 26 Apr 2026 17:56 WIB ·

Purna Tugas dengan Catatan Bersih, ASN Lumajang Tinggalkan Warisan Integritas


 Purna Tugas dengan Catatan Bersih, ASN Lumajang Tinggalkan Warisan Integritas Perbesar

Upacara Korpri di Halaman Kantor Bupati Lumajang, Jumat (17/4/2026), tidak sekadar agenda rutin. Pemerintah melepas 35 ASN yang akan memasuki masa purna tugas per 1 Mei 2026. Momen ini menegaskan makna pengabdian yang utuh, bersih, dan bermartabat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, menegaskan bahwa tidak semua aparatur mampu menuntaskan masa pengabdian dengan rekam jejak baik dan kondisi prima. Ia menyebut capaian itu sebagai prestasi yang layak dibanggakan.

“Tidak semua orang mampu menapaki masa pengabdian hingga titik ini dengan catatan yang bersih dan kondisi yang prima. Ini adalah pencapaian yang layak dibanggakan,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa ASN harus menjaga integritas dan konsistensi sepanjang karier. Masa kerja panjang tidak cukup menjadi ukuran. ASN harus memegang kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab hingga akhir tugas.

Sebagian besar ASN yang memasuki purna tugas telah mengabdi lebih dari dua hingga tiga dekade. Mereka menghadapi berbagai dinamika birokrasi dan tetap menjaga komitmen pelayanan publik. Mereka menutup masa tugas dengan catatan yang membanggakan.

Sekda meminta ASN aktif menjadikan momen ini sebagai refleksi. Ia mengingatkan bahwa karier tidak hanya ditentukan oleh jabatan atau lama bekerja. Integritas menjadi ukuran utama.

Ia juga menegaskan bahwa menjaga catatan bersih bukan hal mudah. ASN harus bersikap tegas, profesional, dan selalu mengutamakan kepentingan publik.

Momentum ini mengingatkan bahwa setiap ASN akan mencapai fase yang sama. Namun, tidak semua akan tiba dengan hasil yang sama. Sebagian mengakhirinya dengan kebanggaan, sementara yang lain meninggalkan catatan kurang baik.

Karena itu, Agus Triyono mengajak seluruh ASN menjadikan para purna tugas sebagai teladan. Ia menegaskan bahwa pengabdian sejati berarti menjaga kepercayaan publik.

Ia juga menambahkan bahwa purna tugas bukan akhir kontribusi. Para ASN tetap bisa berperan di tengah masyarakat. Rekam jejak yang bersih memberi mereka legitimasi moral untuk menjadi panutan.

“Keteladanan itu tidak berhenti di kantor. Ia akan terus hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah menyerahkan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi. Penghargaan ini mencerminkan pengakuan atas pengabdian dan integritas yang terjaga hingga akhir.

Sekda juga mengajak seluruh ASN menjaga hubungan dengan para purna tugas. Ia menilai silaturahmi menjadi bagian penting dalam membangun birokrasi yang sehat.

Menutup arahannya, ia berharap para ASN dapat menikmati masa purna tugas dengan rasa syukur dan bangga. Mereka telah menyelesaikan pengabdian dengan kepala tegak.

Di Lumajang, pelepasan ASN kali ini bukan sekadar seremoni. Pemerintah menjadikannya sebagai penegasan bahwa integritas adalah warisan paling berharga dalam pengabdian.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Sebut Bonus Asian Games, Emas Rp50 Juta dan Perunggu Rp30 Juta

9 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Peringati HUT ke-54, Desa Jatigono Lumajang Gelar Pawai dan Grebeg Gunungan

9 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Truk Hino Tanpa STNK dan SIM Terlibat Kecelakaan di Candipuro Lumajang

8 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wabup Lumajang Dorong Masjid Nurul Huda Jadi Pusat Pendidikan Al-Qur’an Anak

8 Oktober 2026 - 10:06 WIB

6 Km Jalan Bergelombang di Lumajang Ditangani, Nilai Kontrak Rp10,92 Miliar

8 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Punya Tunangan, Oknum Guru di Lumajang Diduga Masih Selingkuh Dengan Suami Orang

6 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Trending di Daerah