Satu Jam di Lingkungan Warga, Bhabinkamtibmas Tompokersan Ajak Warga Cegah DBD dari Rumah - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 25 Sep 2026 10:05 WIB ·

Satu Jam di Lingkungan Warga, Bhabinkamtibmas Tompokersan Ajak Warga Cegah DBD dari Rumah


 Satu Jam di Lingkungan Warga, Bhabinkamtibmas Tompokersan Ajak Warga Cegah DBD dari Rumah Perbesar

Lumajang, – Upaya mencegah berkembangnya nyamuk penyebab demam berdarah dengue (DBD) dilakukan bersama warga di Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Tompokersan Polsek Lumajang Kota, Aipda Alda Dwi bersama perangkat kelurahan, kader PKK, perwakilan puskesmas dan warga melaksanakan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Kegiatan berlangsung Kamis (24/9/2026) pukul 08.30-09.30 WIB di wilayah RW 06 Kelurahan Tompokersan. Kegiatan dipusatkan di halaman rumah warga di RT 02/RW 06, Jalan PB Sudirman Gang III.

Kegiatan tersebut melibatkan Sekretaris Kelurahan Tompokersan, staf kelurahan, Ketua RT 01 hingga RT 04, Ketua RW 06, kader PKK serta perwakilan Puskesmas Rogotrunan.

Petugas bersama warga kemudian melakukan pemeriksaan lingkungan untuk memastikan tidak terdapat tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

“Kegiatan PSN ini dilakukan bersama-sama sebagai langkah pencegahan agar lingkungan tetap bersih dan tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” kata Alda.

Menurutnya, pemberantasan sarang nyamuk tidak cukup hanya mengandalkan petugas. Peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi bagian penting untuk mencegah munculnya penyakit yang ditularkan melalui nyamuk.

“Kami mengajak warga untuk rutin membersihkan lingkungan, terutama tempat-tempat yang berpotensi menampung air. Jangan sampai ada genangan yang bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak,” ujarnya.

Meski tidak ditemukan sarang nyamuk, Aipda Alda mengingatkan masyarakat agar tidak lengah. Kebersihan lingkungan tetap perlu dijaga secara rutin untuk mencegah potensi berkembangnya nyamuk.

“Yang paling penting adalah menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama. Pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan sejak dari lingkungan rumah masing-masing,” katanya.

Terpisah, Kapolsek Lumajang Kota Iptu Zainul Abidin, S.H., mengatakan keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan PSN merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap upaya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan masyarakat.

“Kami mendorong Bhabinkamtibmas untuk aktif hadir dalam kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan yang berkaitan dengan kebersihan dan kesehatan lingkungan,” kata Iptu Zainul Abidin.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

“Sinergi antara kelurahan, masyarakat, puskesmas dan kepolisian perlu terus dilakukan. Dengan lingkungan yang bersih, potensi berkembangnya nyamuk dapat ditekan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

192 Balita di Lumajang Terserang Pneumonia pada Agustus 2026

25 September 2026 - 09:02 WIB

Bunyi Peluit Start, TP PKK Lumajang Minta Percepatan Program Setelah Anggaran Disahkan

25 September 2026 - 08:31 WIB

Warga Makin Digital, Cara Kerja ASN Lumajang Dituntut Tak Lagi Konvensional

25 September 2026 - 08:03 WIB

Dugaan Pungli Kelas Prestasi di SMAN 1 Lumajang : Sekolah ajukan Proposal, Komite galang dana

24 September 2026 - 11:57 WIB

Tak Perlu Tunggu Usaha Besar, UMKM Kerajinan Lumajang Dibekali Cara Memulai Ekspor

24 September 2026 - 09:04 WIB

119 Mahasiswa Daftar Beasiswa Lumajang, Mengapa Kondisi Ekonomi Masih Harus Dicek ke Rumah?

23 September 2026 - 13:04 WIB

Trending di Daerah