Wali Kota Malang Ajak RT/RW Hidupkan Kembali Siskamling - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 10 Sep 2025 16:43 WIB ·

Wali Kota Malang Ajak RT/RW Hidupkan Kembali Siskamling


 Wali Kota Malang Ajak RT/RW Hidupkan Kembali Siskamling Perbesar

Malang, – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengajak seluruh jajaran pemerintahan di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW untuk menghidupkan kembali Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan).

Menurutnya, siskamling tidak hanya berdampak pada aspek keamanan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga.

Ajakan ini disampaikan Wahyu usai membuka Turnamen Futsal Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang di Lapangan Futsal STIE Malangku, Rabu (10/9/25).

“Siskamling bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban. Lebih dari itu, ini menguatkan silaturahmi dan menciptakan lingkungan yang guyub dan solid,” ungkap Wali Kota yang akrab disapa Pak Mbois tersebut.

Baca juga: Bus Trans Jatim Butuh Dukungan Angkot Lokal, DPRD Malang Minta Skema Feeder Dipercepat

Wahyu menyoroti pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kondusivitas kota, terutama mengacu pada situasi saat terjadi unjuk rasa beberapa waktu lalu. Menurutnya, Kota Malang relatif aman karena warganya peduli terhadap lingkungannya sendiri.

“Warga Kota Malang sangat menghargai kebebasan berpendapat. Tapi kalau sudah anarkis dan merusak, itu yang harus ditolak dan dilawan bersama,” tegasnya.

Baca juga: Hujan Deras Picu Longsor di Piket Nol Lumajang, Waspadai Longsor Susulan

Lebih jauh, Wahyu melihat siskamling sebagai salah satu bentuk pelestarian nilai-nilai luhur bangsa, seperti gotong royong, kepedulian, dan solidaritas sosial. Oleh karena itu, ia berharap kegiatan ronda malam atau jaga lingkungan ini bisa menjadi gerakan bersama.

“Mari kita hidupkan kembali tradisi ronda malam, yang merupakan cerminan dari semangat kolektif warga. Jangan sampai hilang karena tergerus zaman,” tambahnya.

Ajakan ini pun mendapat respons positif dari Ketua PHRI Kota Malang, Agus Basuki, yang menilai bahwa keamanan lingkungan sangat berdampak langsung pada sektor pariwisata dan industri jasa.

“Kondusivitas itu kunci utama pariwisata. Kalau aman, wisatawan nyaman datang, hotel dan restoran juga tumbuh,” ujar Agus.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

1.974 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Mengapa 286 Masih Diproses?

2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Terakhir Terlihat di Sekitar Makam, Warga Yosowilangun Diduga Tenggelam di Sungai Bondoyudo

1 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dari 864.599 Rekam Dinamis KTP, Baru 44.975 Warga Lumajang Gunakan IKD

30 September 2026 - 12:05 WIB

1.600 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Berapa yang Lolos Verifikasi?

30 September 2026 - 11:50 WIB

Perbaikan Jalan Lumajang Mencapai Rp60 Miliar, Kok Bisa?

30 September 2026 - 08:41 WIB

Trending di Daerah