Banjir Bandang Hantam Dua Kecamatan di Jember, Satu Warga Terseret - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 3 Feb 2026 15:28 WIB ·

Banjir Bandang Hantam Dua Kecamatan di Jember, Satu Warga Terseret


 Banjir Bandang Hantam Dua Kecamatan di Jember, Satu Warga Terseret Perbesar

Jember, – Banjir bandang melanda dua kecamatan di Kabupaten Jember pada Senin (2/2/2026) malam, menelan satu korban yang terseret arus dan merendam puluhan rumah warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edi Budi Susilo, menyebut banjir bandang menerjang Kecamatan Panti dan Rambipuji.

Korban hanyut bernama Wahid, mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Pakis, Kecamatan Panti. Selain itu, puluhan rumah terdampak banjir dengan ketinggian lumpur mencapai 20 hingga 40 centimeter.

Hujan deras dengan intensitas sedang mulai mengguyur daerah hulu Sungai Badean dan Desa Pakis sejak pukul 14.00 WIB, menyebabkan debit air sungai naik.

Pada pukul 19.40 WIB, arus deras membawa material lumpur, potongan bambu, dan kayu meluap ke pemukiman warga. Banjir bandang ini menggerus dapur rumah warga dan menghanyutkan Wahid di Desa Pakis.

Di Desa Pakis, sekitar 30 rumah terdampak banjir. Puluhan warga sempat mengungsi di rumah tetangga atau kerabat. Sementara di Dusun Tembelang, Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji, dua rumah terendam lumpur setinggi 40 cm, dan barongan bambu di sungai roboh menghalangi aliran air.

Edi Budi Susilo menyampaikan, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian korban hanyut dan berharap Wahid segera ditemukan. Sementara itu, warga dibantu BPBD dan dinas terkait melakukan gotong royong membersihkan rumah serta akses jalan yang terendam lumpur. Pemerintah daerah juga membuka dapur umum dan layanan kesehatan untuk warga terdampak.

“Banjir bandang ini sangat cepat dan deras. Semua pihak diharapkan tetap waspada, terutama warga yang tinggal di bantaran sungai,” kata Edi Budi Susilo, Selasa (3/2/2026).

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah